PT. SBKW Perusahaan Resmi, Cuncung Sayangkan Media Tidak Cek And Balance Mediasi Buntu! Kades di Amuntai Ancam Sweeping Truk Conch Mensos Risma Dikabarkan Akan Tinjau Korban Longsor di Maradapan Kotabaru La Nina, Wilayah Pesisir Kalsel Jadi Atensi Khusus Jelang Piala AFF 2021, Evan Dimas Tetap Kapten Timnas Indonesia

Untuk Warga Batola, Ini Alasan Mengapa Harus Tetap Jaga Protokol Kesehatan

- Apahabar.com     Kamis, 17 Desember 2020 - 20:09 WITA

Untuk Warga Batola, Ini Alasan Mengapa Harus Tetap Jaga Protokol Kesehatan

25 kasus konfirmasi baru mewarnai perkembangan penyebaran Covid-19 hingga pekan ketiga Desember 2020 di Batola. Foto: Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Diawali dari tracking kontak erat, jumlah pasien konfirmasi Covid-19 di Barito Kuala kembali meledak, Kamis (17/12).

Tercatat ditemukan 25 pasien baru, terbanyak dari Kecamatan Marabahan. Terdapat 15 pasien, sebagian besar perempuan.

Mereka adalah Btl-861 (40 tahun), Btl-862 (37 tahun), Btl-865 (36 tahun), Btl-866 (5 tahun), Btl-867 (43 tahun), Btl-872 (5 tahun), Btl-873 (41 tahun), dan Btl-875 (35 tahun).

Kemudian pasien laki-laki Btl-863 (10 tahun), Btl-864 (27 tahun), Btl-868 (22 tahun), Btl-869 (18 tahun), Btl-870 (3 tahun), Btl-871(9 tahun), dan Btl-874 32 tahun).

“Penambahan jumlah konfirmasi positif di Marabahan bukan klaster baru. Mereka hanya penambahan penularan kontak erat dalam keluarga,” jelas dr Azizah Sri Widari, juru bicara Satuan Tugas Covid-19 Batola.

“Terdapat banyak keluarga yang menularkan antar anggota keluarga.

Misalnya seorang ayah positif. Setelah istri dan anak-anak pasien itu diperiksa, ternyata mereka juga positif,” imbuhnya.

Situasi itulah yang membuat masyarakat Batola dianjurkan tetap waspada, sekaligus menerapkan protokol kesehatan untuk menurunkan reproduksi kasus.

“Sekarang reproduksi kasus dari 1 orang dapat menularkan kepada 3 orang. Bahkan terdapat 1 orang yang menulari 4 sampai 5 orang,” tegas Azizah.

Sementara jumlah kasus di Alalak belum terlihat menurun, seiring tambahan 3 pasien baru. Sama seperti yang terjadi di Tabukan.

Kemudian Cerbon menambah 2 pasien baru, serta Anjir Muara dan Bakumpai dengan masing-masing 1 pasien.

Dengan tambahan 25 pasien baru, jumlah konfirmasi di Batola mencapai 876 kasus. 787 orang di antaranya berhasil disembuhkan dan 13 orang meninggal dunia.

Kemudian dari 76 kasus aktif, 21 di antaranya sudah menjalani perawatan di rumah sakit rujukan maupun karantina khusus. Di sisi lain, 55 pasien masih menjalani isolasi mandiri.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sungai Kusambi Mulai Meluap, Warga Maju Makmur Waswas
apahabar.com

Kalsel

Diduga Disembunyikan Makhluk Halus, Bocah Sungai Bilu Ditemukan di Martapura
apahabar.com

Kalsel

Siring Piere Tendean Banjarmasin Tutup, RTH Kamboja Tetap Dibuka
apahabar.com

Kalsel

Krisis Air Kotabaru : Warga Rela Antre hingga Malam Hari
apahabar.com

Kalsel

Unik, Sikat Gigi sampai Sandal Jepit Bekas Jokowi Diabadikan
apahabar.com

Kalsel

Analisis Polisi Terkait Kecelakaan Beruntun di Gambut
Pilwali

Kalsel

Pleno Rekapitulasi KPU Banjarmasin: Ibnu-Arifin Menang Telak, H2D Unggul di Tiga Kecamatan
apahabar.com

Kalsel

Tindak Lanjut BPJS Ketenagakerjaan, Kades serta Aparatur Desa se-HST Dimonitoring
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com