Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar Lewat Udara, Paman Birin Salurkan Bantuan Korban Banjir dari Jokowi Pekan Ini, Rupiah Berpeluang Tembus Rp 14.000

Usai Bentrok Polisi-FPI, LPSK Siap Lindungi Korban dan Saksi

- Apahabar.com Selasa, 8 Desember 2020 - 08:56 WIB

Usai Bentrok Polisi-FPI, LPSK Siap Lindungi Korban dan Saksi

Ilustrasi Sumber: net

apahabar.com, JAKARTA – Usai terjadinya bentrok antara polisi dan anggota organisasi kemasyarakatan Front Pembela Islam yang terjadi di sekitar Pintu Tol Karawang Timur, Jawa Barat, Senin (7/12), Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyatakan siap memberikan perlindungan kepada korban dan saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.

“Korban maupun saksi yang memiliki keterangan penting dan khawatir adanya ancaman, LPSK siap beri perlindungan,” ujar Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu dalam keterangan tertulis di Jakarta, seperti dilansir Republika, Senin (7/12).

Edwin mengatakan, proses hukum yang profesional dan akuntabel hendaknya dikedepankan dalam menyelesaikan kasus ini. Menurut dia, penegakan hukum atas peristiwa tersebut penting disegerakan untuk menghindari terjadinya opini liar di tengah publik.

Edwin berpandangan, bentrok bersenjata itu terjadi di ruang publik sehingga sangat dimungkinkan adanya saksi yang mengetahui peristiwa dini hari itu, termasuk dari anggota FPI sendiri yang mengaku menjadi korban pada kasus ini.

“Faktor keamanan dan bebas dari ancaman menjadi hal penting bagi mereka untuk berikan keterangan,” kata dia.

Petugas Polda Metro Jaya telah menembak enam orang pengikut Rizieq Shihab lantaran disebut melakukan penyerangan terhadap petugas yang sedang melakukan penyelidikan.

“Terhadap kelompok MRS yang melakukan penyerangan kepada anggota dilakukan tindakan tegas dan meninggal dunia enam orang,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran di Polda Metro Jaya, Senin.

Fadil menjelaskan, kejadian itu terjadi pada Senin dini hari sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Tol Jakarta- Cikampek KM 50. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kejadian berawal saat petugas menyelidiki informasi soal pengerahan massa saat dilakukan pemeriksaan terhadap Rizieq di Mapolda Metro Jaya.

“Ketika anggota Polda Metro Jaya mengikuti kendaraan yang diduga adalah pengikut MRS, kendaraan petugas dipepet lalu kemudian diserang dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam,” tambahnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Venesia Darurat Banjir, Nah!
apahabar.com

Nasional

Penyanyi Yopie Latul Meninggal Dunia karena Covid-19
apahabar.com

Nasional

Akibat Banjir Besar, 46 Warga Gowa Meninggal Dunia
apahabar.com

Nasional

Jusuf Kalla Perkirakan Covid-19 di Indonesia Baru Bisa Selesai 2022
apahabar.com

Nasional

Ratusan Artefak Dayak Pukau Pengunjung Pameran di Swiss
apahabar.com

Nasional

Ibu Kota Pindah, Menteri Bambang: PDB Indonesia Bertambah
apahabar.com

Nasional

Bikin Macet Jalan, Supir Truk Galon Ditahan
apahabar.com

Nasional

Dorong Industri Film Daerah, Forum Sineas Banua Gelar Masterclass di Taman Budaya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com