Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan

Usai Jualiari Batubara Tersangka, Kemensos: Bantuan Tetap Jalan

- Apahabar.com Minggu, 6 Desember 2020 - 14:23 WIB

Usai Jualiari Batubara Tersangka, Kemensos: Bantuan Tetap Jalan

Kemensos memastikan program bantuan sosial tetap jalan di tengah pemeriksaan kasus korupsi dana bantuan sosial. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara telah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus Bansos penanganan Covid-19.

Meski demikian, Kementerian Sosial menyatakan bahwa program bantuan sosial reguler dan program bantuan sosial bagi warga terdampak pandemi Covid-19 tetap berjalan.

“Kami beserta jajaran di Kemensos akan terus bekerja keras untuk melaksanakan dan menjalankan program reguler maupun khusus dari sisa kegiatan kami tahun 2020 yang akan segera berakhir,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Hartono Laras dalam keterangannya secara virtual, Minggu (6/12).

Sambil menunggu arahan dari pemimpin ad interim yang akan ditunjuk, ia melanjutkan, Kemensos akan mempersiapkan pelaksanaan rencana program bantuan sosial tahun 2021.

Pemerintah berencana melanjutkan penyaluran bantuan sosial tunai (BST) hingga tahun 2021. BST senilai Rp 200 ribu per keluarga rencananya disalurkan selama enam bulan tahun depan.

Saat ini 97 persen lebih dari total alokasi dana untuk Kementerian Sosial sudah terealisasi. Realisasi alokasi dana untuk program pelindungan sosial yang besarnya Rp 128,78 triliun juga sudah mencapai 98 persen.

“Program kita jalan, proses hukum juga jalan. Kita mendukung penuh untuk memberikan informasi,” kata Hartono.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Sosial Juliari P Batubara dan dua pejabat pembuat komitmen di Kementerian Sosial yang bernama Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono sebagai tersangka penerima suap.
Tersangka pemberi suapnya adalah dua orang dari swasta yang bernama Ardian I M dan Harry Sidabuke.

KPK menduga Menteri Sosial menerima suap senilai Rp17 miliar terkait pengadaan bantuan sosial sembako bagi warga terdampak COVID-19 di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Buzzer Hoaks ‘Server KPU Di-setting Menangkan Jokowi’ Dibekuk, Ini Kata BPN

Nasional

Pemerintah Diminta Lockdown Jika Corona Inggris Masuk Indonesia
apahabar.com

Nasional

Pindah Ibu Kota Negara, Jokowi: Gunung Mas Kalteng Penuhi Syarat Luas Lahan
Kementerian Kelautan dan Perikanan

Nasional

Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen
CPNS 2021

Nasional

Formasi CPNS 2021 untuk Guru Ditiadakan, Ini Gantinya
apahabar.com

Nasional

Pagi Buta, Asrama Papua Dilempari Karung Berisi Ular
apahabar.com

Nasional

Mayat dalam Koper Diduga Dimutilasi Orang Dekat Korban
apahabar.com

Nasional

Kota Jayapura Diterjang Banjir dan Longsor Pasca-Hujan Deras
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com