Target Sore Ini, Jembatan Mataraman Kalsel Kembali Bisa Dilewati Banjar Kebanjiran, Duh Buaya Sungai Tabuk Ditinggal Pemilik Viral Korban Banjir Kalsel Lahiran di Jukung, Nama Anaknya Unik Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Banjir Kalsel Makan Korban Lagi, Bocah Hilang di Siring Banjarmasin

Usai Nonreaktif Covid-19, KPK Tahan Bupati Banggai Laut Sulteng

- Apahabar.com Sabtu, 5 Desember 2020 - 17:28 WIB

Usai Nonreaktif Covid-19, KPK Tahan Bupati Banggai Laut Sulteng

Bupati Banggai Laut, Sulawesi Tengah, Wenny Bukamo. Sumber: istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Usai dinyatakan nonreaktif Covid-19, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Bupati Banggai Laut, Sulawesi Tengah, Wenny Bukamo.

Penahanan dilakukan selama 20 hari di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Polda Metro Jaya.

Wenny sebelumnya dikabarkan reaktif Covid-19 berdasarkan pemeriksaan cepat atau rapid test sehingga harus dititipkan terlebih dahulu di Polres Luwuk untuk menjalani isolasi dan dibantarkan.

Namun usai menjalani pemeriksaan tes cepat kembali, hasilnya menunjukkan nonreaktif.

“Tersangka (Wenny Bukamo) akan menjalani masa tahanan 20 hari pertama sampai dengan tanggal 23 Desember 2020,” kata Plt. Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Sabtu (5/12).

Upaya yang sama juga dilakukan untuk dua tersangka lainnya yakni Recky Suhartono Godiman selaku orang kepercayaan Wenny dan Direktur PT Raja Muda Indonesia (RMI) Hengky Thiono.

Recky ditahan di Rutan Polda Metro Jaya dan Hengky ditahan di Rutan Polres Jakarta Pusat.

Di Gedung Dwiwarna KPK ketiga tersangka tiba sekitar pukul 15.10 WIB. Mereka sudah mengenakan rompi tahanan KPK dengan tangan yang diborgol.

Wenny, bersama lima orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Banggai Laut Tahun Anggaran 2020.

Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango, menuturkan penetapan tersangka dilakukan setelah lembaga antirasuah melakukan serangkaian pemeriksaan dan gelar perkara.
Lembaga antirasuah itu menduga Wenny mengumpulkan uang dari sejumlah rekanan untuk digunakan sebagai dana kampanye Pilkada Serentak 2020.

Wenny merupakan Ketua DPC PDIP Banggai Laut yang juga calon bupati petahana di Pilkada Banggai Laut 2020.

“Benar memang dalam tahap penyelidikan kita melihat indikasi bahwa uang-uang yang terkumpul ini dimaksudkan untuk digunakan dalam biaya-biaya kampanye ataupun kemungkinan digunakan nanti di dalam bahasa yang sering kita dengar dengan serangan fajar dan lain sebagainya,” kata Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango, dalam jumpa pers, Jumat (4/12) malam.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Apkasi Sambut Baik Kenaikan Gaji Perangkat Desa
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: 2.956 Positif, 222 Sembuh, 240 Meninggal
apahabar.com

Nasional

Pelantikan Jokowi-Ma’ruf, Relawan Akan Gelar Parade Budaya
apahabar.con

Nasional

Ketika Wagub Hadi Semobil dengan Jokowi, Apa yang Dibicarakan?
apahabar.com

Nasional

Indo Barometer: Jokowi Ungguli Prabowo dengan Selisih 19,8 Persen
apahabar.com

Nasional

Malam Hari, Sebaiknya Matikan Komputer atau Tidak?
apahabar.com

Nasional

Soal Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Simak Respon MA
Sriwijaya Air

Nasional

Analisis Sementara Tragedi Sriwijaya Air, Pesawat Pecah Menghantam Laut
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com