Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 10 Orang, Positif 8 H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel Polda Kaltim Gagalkan Peredaran Sabu 6 Kg di Samarinda dan Balikpapan Banjarmasin Resmi Perpanjang Tanggap Darurat Banjir, Kecamatan Timur Terparah! Resmi! Banjarmasin Berlakukan Pembatasan Transisi Mulai Hari Ini

Warga Muara Kintap Tala Terdampak Gelombang Pasang Dapat Sembako

- Apahabar.com Jumat, 18 Desember 2020 - 20:52 WIB

Warga Muara Kintap Tala Terdampak Gelombang Pasang Dapat Sembako

BPBD Tala, Dinas Sosial dan Banser serahkan Sembako terdampak gelombang pasang di Kampung Baru Desa Mauara Asam-Asam. Foto-Istimewa

apahabar.com, PELAIHARI – Bantuan untuk mereka yang terdampak gelombang pasang di pemukiman nelayan Kampung Baru RT 11, Muara Kintap, Tanah Laut terus mengalir.

Bantuan tak hanya datang dari pemerintah, perusahaan swasta pun turut berpartisipasi.

Kepala Desa Muara Kintap Yuliadi mengatakan, bantuan sangat berarti bagi warga yang terdampak gelombang pasang. “Alhamdulillah pemerintah melalui BPBD, Dinsos telah memberikan bantuan. Begitu Banser, Arutmin, Anggota DPR, KJW,” ujarnya.

Cukup cepatnya bantuan datang tersebut tidak lepas dari peran Camat, TNI, Kepolisian dan juga pemerhati sosial di Kecamatan Kintap. “Kami berterima kasih semua gotong royong membantu warga. Termasuk camat, TNI dan polisi sigap menyikapi kondisi warga,” kata Yuliadi.

Kondisi warga terdampak gelombang pasang saat ini sudah aman. Sebagian ada yang tinggal di rumah kerabat yang rumahnya tidak terdampak besar gelombang air pasang.

Sementara Camat Kintap Eko Trianto mengatakan fenomena alam sering terjadi namun ini terparah. Pihaknya pun sudah melakukan koordinasi dengan dinas terkait agar segera memperbaiki penyaringan kembali yang hancur tersapu gelombang pasang.

“Sebenarnya PUPR melalui bidang sumber daya air untuk melanjutkan proyek siring tahun ini. Namun, karena wabah covid-19. Maka, anggarannya dipangkas dialihkan ke bantuan sosial,” ujarnya.

Agar ini bisa menjadi skala prioritas maka kami usulkan, bahkan pihak PUPR Tanah Laut telah melakukan peninjauan guna merencanakan kembali penyiringan.

Selain itu, pihaknya juga mengusulkan agar di selat itu dipasang bronjong pemecah gelombang (breakwater) supaya ombak Laut tidak lagi sampai ke pemukiman warga disini.

“Itu sudah kami sampaikan ke bidang sumberdaya air. Saya juga sampaikan lagi dalam rapat koordinasi supaya bisa terealisasi,” ujarnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pesona Wisata Unggulan Kotabaru ‘Mejeng’ di Kota Balikpapan
apahabar.com

Kalsel

27 Agustus, 35 Anggota DPRD Tala Terpilih Dilantik
apahabar.com

Kalsel

Geger, Bocah SD di Limpasu HST Tewas dengan Kepala Putus!
apahabar.com

Kalsel

Hilang Sejak 3 Hari, Kai Rahman Diduga Jatuh ke Sungai Awang
apahabar.com

Kalsel

Kapolsek Amuntai Selatan Rinci Perbup HSU di Kantor Kades Banyu Hirang
apahabar.com

Kalsel

Api Muncul di Ruang Spa, Karyawan Hotel Rattan Inn Berlarian
apahabar.com

Kalsel

Balangan Peduli Beri Santunan pada Pahlawan Demokrasi
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Dapat Jatah Bangun 4 Puskesmas Modern
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com