Tim Paman Birin Blunder Ancam Polisikan Warga Soal Banjir Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin

WASPADA! La Nina di Indonesia Berlanjut Hingga 2021

- Apahabar.com Sabtu, 26 Desember 2020 - 13:35 WIB

WASPADA! La Nina di Indonesia Berlanjut Hingga 2021

Ilustrasi La Nina. Foto-Pixabay

apahabar.com, JAKARTA – Fenomena iklim global La Nina di Indonesia diprediksi berlanjut hingga tahun depan, 2021.

Dikemukakan Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, berdasarkan hasil pemantauan perkembangan musim hujan hingga menjelang akhir Desember 2020, menunjukkan bahwa sebanyak 85% zona musim (ZOM) di wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan.

Sedangkan 15% sisanya belum memasuki musim hujan, yaitu Lampung bagian tengah dan timur, pesisir utara Banten, DKI Jakarta bagian barat, Jawa Barat bagian utara, sebagian Jawa Timur, Bali bagian selatan, sebagian NTB, NTT bagian timur, Sulawesi Selatan bagian timur, Sulawesi Barat bagian selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara bagian timur, sebagian Maluku, dan Papua bagian tengah-selatan.

“Musim hujan tahun 2020/2021 kali ini diwarnai oleh latar belakang fenomena iklim global La Nina yang terjadi sejak awal Oktober 2020, dan diprediksi akan berlangsung hingga Mei 2021 dengan intensitas La Nina Moderat menjadi La Nina Lemah pada Maret 2021,” kata Dwikorita, kutip Okezone.

Saat ini, analisis anomali suhu muka laut Samudera Pasifik bagian tengah menunjukkan kondisi lebih dingin minus 1.34 derajat Celcius dari normalnya.

“Berdasarkan analisis dinamika atmosfer dan prakiraan curah hujan bulanan, diprakirakan kondisi musim hujan hingga Maret 2021 akan bersifat normal sampai atas normal atau cenderung lebih basah dari biasanya atau bila dibandingkan dengan musim hujan tahun lalu,” kata Dwikorita.

Sementara itu, Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Herizal menambahkan bahwa beberapa daerah yang berpotensi mengalami curah hujan kategori tinggi (300-500mm/bulan) untuk periode enam bulan ke depan yaitu pada Januari – April 2021 adalah di bagian barat Sumatera, sebagian besar Jawa, sebagian Bali, NTT, NTB, bagian tengah-utara Kalimantan, sebagian besar Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Serta pada Mei-Juni 2021 diprediksi di bagian utara Kalimantan, sebagian Sulawesi, sebagian Maluku Utara, sebagian Maluku, Papua Barat bagian utara, dan Papua bagian tengah.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

DKI Jakarta Dipastikan Jadi Tuan Rumah HPN 2021
BMKG: Munculnya Ribuan Cacing di Solo Belum Tentu Pertanda Gempa

Nasional

BMKG: Munculnya Ribuan Cacing di Solo Belum Tentu Pertanda Gempa
Gucci

Nasional

Duh, Tas Gucci Rp 80 Juta Dijual Maling Rp 300 Ribu
apahabar.com

Nasional

Babak Baru, Massa Gelombang Kedua Penyerang Polsek Ciracas
apahabar.com

Nasional

Dua Mobil Tangki Pertamina Dibajak! Sopirnya Diancam dan Dipaksa Turun
apahabar.com

Nasional

Erick Thohir Tunjuk DarmawanPrasodjo Jabat Wadirut PLN?
Narkoba

Nasional

Iyut Bing Slamet Ditangkap, Polisi Sita Plastik Sabu dan HP

Nasional

Prabowo Jadi Menhan, The Guardian: Dark Day for Human Rights
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com