Menteri Siti Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel, Bukan Tambang dan Sawit Selain Surat Miskin, Berikut Syarat Pengobatan Gratis Korban Banjir di Banjarmasin Hingga Hari ke-10 Memori CVR Sriwijaya Air Belum Ditemukan UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan

Waspada! WHO Ingatkan Potensi Infeksi Ulang Covid-19

- Apahabar.com Sabtu, 5 Desember 2020 - 14:38 WIB

Waspada! WHO Ingatkan Potensi Infeksi Ulang Covid-19

Ilustrasi. Foto-Bibli.com

apahabar.com, JAKARTA – Masyarakat dunia harus waspada. Sebab, ancaman Covid-19 belum akan berhenti.

Kabar buruknya, ketika respons antibodi berkurang ancaman infeksi ulang atau reinfeksi Covid-19 berpotensi terjadi.

“Kami telah melihat jumlah orang yang terinfeksi terus bertambah, tetapi kami juga melihat data yang muncul bahwa proteksi mungkin tidak seumur hidup, dan oleh karena itu kami mungkin melihat infeksi ulang mulai terjadi,” ujar Dr. Mike Ryan, direktur eksekutif kesehatan WHO program darurat, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu (4/12/2020).

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, infeksi ulang berarti seseorang terinfeksi virus, pulih dan kemudian terinfeksi lagi. Berdasarkan dari pengalaman CDC pada virus lain, infeksi ulang Covid-19 diprediksi bisa terjadi.

Namun, para peneliti mencoba untuk menentukan seberapa mungkin dan seberapa sering infeksi ulang terjadi, di antara pertimbangan lain, seperti seberapa

Maria Van Kerkhove, kepala unit penyakit dan zoonosis yang muncul di WHO, mengatakan bahwa para peneliti masih mencoba untuk menentukan berapa lama respons antibodi bertahan setelah seseorang terinfeksi virus.

“Yang kami pahami adalah 90 [%] hingga 100% orang yang terinfeksi virus corona mengembangkan respons antibodi, apakah Anda mengalami infeksi ringan, infeksi tanpa gejala, hingga infeksi parah,” katanya.

Penelitian yang sedang berlangsung menunjukkan respons kekebalan dapat berlangsung selama enam bulan atau lebih, katanya. Dalam studi Oxford baru-baru ini, para peneliti menemukan bahwa orang yang telah tertular virus corona “sangat tidak mungkin” untuk tertular penyakit itu lagi setidaknya selama enam bulan.

Studi yang dilakukan antara April dan November 2020 pada 12.180 petugas kesehatan di Rumah Sakit Universitas Oxford, menemukan bahwa 89 dari 11.052 staf tanpa antibodi terinfeksi virus Covid-19 dengan gejala. Tak satu pun dari 1.246 staf dengan antibodi mengembangkan gejala infeksi.

“Pada beberapa orang, ini mungkin berkurang setelah beberapa bulan, tetapi kami mendapatkan indikasi yang baik bahwa respons imun infeksi alami berlangsung selama beberapa bulan,” kata Van Kerkhove. “Kita sudah sekitar satu tahun menghadapi pandemi ini, kita masih harus banyak belajar.”

Pada akhir Agustus, para peneliti di Hong Kong melaporkan apa yang tampaknya menjadi kasus infeksi ulang Covid pertama yang dikonfirmasi setelah seorang pria berusia 33 tahun yang pertama kali terinfeksi virus pada akhir Maret tampaknya tertular virus lagi lebih dari empat bulan kemudian.

WHO mengakui pada saat itu bahwa, meskipun jarang, infeksi ulang dapat dilakukan. “Ini tidak berarti hal itu sering terjadi; kami tahu itu mungkin, “kata Van Kerkhove saat sesi Tanya Jawab langsung pada 26 Agustus.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Hasil Pilpres AS 2020, Pidato Joe Biden: Kita Akan Menang!
apahabar.com

Internasional

Sebelum di Wuhan, Jejak Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
apahabar.com

Internasional

Masukkan Soal Ras dan Etnis, Twitter Perluas Aturan Ujaran Kebencian
apahabar.com

Internasional

Perolehan Suara Electoral di Florida, Trump Unggul Sementara dari Biden
apahabar.com

Internasional

Rilis Video dari RS, Donald Trump Mengaku Jauh Lebih Baik dan Berharap Segera Pulih
apahabar.com

Internasional

Satu Lagi, Penasehat Donal Trump Dinyatakan Positif Covid-19
apahabar.com

Internasional

Kampanye Capres AS, Biden Serang Penanganan Covid-19, Trump Janji Pandemi Segera Berakhir
apahabar.com

Internasional

Hasil Pilpres Amerika Serikat 2020, Trump Ingin Perhitungan Suara Dihentikan, Tuding Ada Indikasi Kecurangan!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com