Kemenkes Sebut 4 Pasien yang Terserang Corona B117 Tak Bergejala Berat Menkes Ungkap Tambahan Kasus Mutasi Corona Baru, 1 dari Kalsel Amuntai Heboh! Belasan Balita Diduga Keracunan Usai Konsumsi Soto Duh, Wali Kota Balikpapan Terpilih Dipolisikan Terkait Dugaan Ijazah Palsu Ultah Corona di Banjarmasin: Pasien Positif Pertama Puji Syukur Kesembuhan

3 Pelaku Pembunuhan di Haruyan HST Ditangkap, 1 Masih Buron

- Apahabar.com Rabu, 27 Januari 2021 - 07:27 WIB

3 Pelaku Pembunuhan di Haruyan HST Ditangkap, 1 Masih Buron

Tiga pelaku pembunuhan yang berhasil diringkus. Foto-istimewa.

apahabar.com, BARABAI – Satreskrim Polres Hulu Sungai Tengah (HST) menangkap 3 dari 4 orang diduga pelaku kasus pembunuhan yang terjadi di Haruyan.

Sebelumnya, warga Desa Desa Pengambau Hilir Luar RT 3, Kecamatan Haruyan, HST, digegerkan dengan penemuan mayat, Minggu (24/1) sekitar pukul 23.30.

Diketahui mayat yang tergeletak di area persawahan warga itu berjenis kelamin laki-laki.

Berdasarkan hasil olah TKP, diketahui mayat tersebut bernama Kusnadi alias Ikus (25). Dia merupakan warga Desa Pahampangan, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Ditubuhnya terdapat luka robek. Yakni di bagian perutnya.

Melalui penyelidikan dan pemeriksaan para saksi, polisi akhirnya mengungkap kasus tersebut.

Satu pelaku di antaranya merupakan warga HSS yakni, Said (23), warga Desa Bamban, Kecamatan Angkinang.

Dua lainnya merupakan warga HST. Yakni Rifansyah (20) warga Pandanu, Kecamatan Haruyan dan Jimi (25) warga Desa Mahang Baru, Kecamatan Labuan Amas Selatan (LAS).

Ketiganya ditangkap dan diamankan di Mapolsek Haruyan, Senin (25/1) siang.

“Kami masih memburu satu pelaku lagi berinisial SR. saat ini kami tetapkan sebagai DPO,” kata Kasat Reskrim Polres HST, AKP Dany Sulistiono dihubungi apahabar.com, Selasa (26/1) malam.

Dany menjelaskan, setelah diperiksa, ketiganya mengaku kesal dengan Ikus. Sebab Ikus membogem salah satu pelaku tadi.

“Para pelaku tidak terima dengan perlakuan hingga nekat menganiaya. Sehingga menyebabkan korban meninggal” ujar Dany.

Berdasarkan hasil visum, lanjut Dany, terdapat luka tusuk bagian perut, memar di bagian dagu kiri dan luka robek di kepala bagian belakang.

“Korban diduga meninggal sekitar 3-6 jam lalu. Sesuai dengan fakta di lapangan bahwa kejadian diperkirakan sekitar 22.00 hari itu,” terang Dany.

Saat ini para pelaku dijerat Pasal 170 Sub Pasal 338 KUHP. Ancaman penjara paling lama 15 tahun.

“Pasal 170 ancaman hukuman 12 tahun. Pasal 338 ancaman hukuman 15 tahun,” tutup Dany. (*)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Asap Masih Terasa, Hujan Intensitas Ringan dan Sedang Pun Mewarnai
apahabar.com

Kalsel

Apotek Al Fatih Buka Layanan Konsultasi Pengobatan Gratis
apahabar.com

Kalsel

Satgas Covid-19 Kapuas Gelar Razia Yustisi Penegakan Disiplin Prokes
apahabar.com

Kalsel

Ayo Berantas Bibit Nyamuk Aedes Aegypti
apahabar.com

Kalsel

Juara 3 Orchid Landscape Asia Pacific, Sukamta Puji PAI Tala  
apahabar.com

Kalsel

Pola Berbeda, UTBK SBMPTN Hindari Mahasiswa Salah Jurusan
apahabar.com

Kalsel

Jelang HPN, SMSI Kalsel Dorong Verifikasi Media Online
apahabar.com

Kalsel

Jembatan Samping Masjid Sultan Suriansyah Membahayakan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com