Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

65 Ribu Warga Kalsel Terdampak Banjir, Legislator Minta Menteri Basoeki Turun Tangan

- Apahabar.com Kamis, 14 Januari 2021 - 17:06 WIB

65 Ribu Warga Kalsel Terdampak Banjir, Legislator Minta Menteri Basoeki Turun Tangan

BNPB saat mengevakuasi warga terdampak banjir di wilayah Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar, Selasa (12/1). Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Komisi V DPR-RI meminta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mochamad Basoeki Hadimoeljono  turun tangan mengatasi banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Bencana ini membuat Kalimantan  Selatan seakan lumpuh total karena terjadi hampir di seluruh kabupaten atau kota se Kalsel. Oleh sebab itu, saya telah berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk segera melakukan penanganan cepat,” ucap Anggota Komisi V DPR RI Dapil Kalslel I, Rifqinizamy Karsayuda melalui siaran pers yang diterima apahabar.com, Kamis (14/1) siang.

Walhasil Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XI bersama dengan Balai Wilayah Sungai Kalimantan II turun menangani beberapa persoalan. Termasuk mengatasi putusnya akses jalan nasional rute Banjarmasin – Hulu Sungai, tadi pagi.

“Saya meminta kepada Menteri PUPR dan rekan-rekan Komisi V DPR-RI untuk memberikan dukungan terhadap penanganan bencana ini,” kata Politisi Muda PDI Perjuangan tersebut.

Komisi V DPR RI

Politisi Muda PDI Perjuangan Rifqinizamy Karsayuda memantau jalan putus akibat diterjang banjir. Foto-Istimewa

Bantuan tersebut, menurutnya bukan tanpa alasan karena penanganan  bencana ini tak bisa hanya mengandalkan APBN Reguler semata yang telah dibahas dan diputuskan bersama pada tahun 2021.

“Kita sedang bekerja keras untuk menangani perbaikan infrastruktur yang sekarang sedang bermasalah. Tentu hal ini juga perlu bantuan pemerintah pusat. Tak terkecuali dari aspek sosial, karena banyak masyarakat yang tak bisa menempati rumah masing-masing sehingga memerlukan bantuan logistik dan sebagainya,” pungkasnya.

Meminjam data Dinas Sosial Provinsi Kalsel per 14 Januari 2020, jumlah masyarakat terdampak banjir mencapai 17.865 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 65.002 jiwa.

Angka tersebut terbagi di beberapa kabupaten atau kota se Kalsel, di antaranya Kabupaten Tapin, Banjarbaru, Tanah Laut, Kabupaten Banjar, dan Hulu Sungai Tengah.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Mantan Kades Cabul di Kalteng Divonis 9 Tahun

Ekbis

Jelang Maulid, Pertamina Prediksi Kebutuhan LPG 3 Kg Bakal Naik
apahabar.com

Nasional

Tenaga Medis Tangani Corona Wafat, Presiden Sampaikan Dukacita
apahabar.com

Nasional

Pasien Sembuh Semua, Aceh Nihil Covid-19
apahabar.com

Nasional

Mengenal Lebih Dekat Sosok Jokowi
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Perkuat Industri Pertahanan Nasional dengan Pembenahan Ekosistem Industri
apahabar.com

Nasional

BMKG Rekam 87 Gempa Susulan Pascagempa Ternate Magnitudo 7,1
apahabar.com

Nasional

Termasuk Kalsel, Jokowi: 8 Provinsi Sumbang 74 Persen Kasus Positif Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com