Kampung Ambon Digerebek Lagi! Pistol-Narkoba hingga Pesawat Nirawak Diamankan Penumpang Kapal Feri Kotabaru-Batulicin Menyusut 60 Persen Rayakan HUT ke-60, Bank Bjb Gelar Promo di Ratusan Merchant Duh, Keripik Singkong Tanpa Label Usang Dijual Bebas di Banjarmasin Pj Gubernur Kalsel: Larangan Mudik Berlaku Lintas Provinsi dan Kabupaten

Air Ledeng Sungai Lulut Keruh Kecoklatan, Begini Tanggapan PDAM Bandarmasih

- Apahabar.com Kamis, 28 Januari 2021 - 16:26 WIB

Air Ledeng Sungai Lulut Keruh Kecoklatan, Begini Tanggapan PDAM Bandarmasih

Air ledeng PDAM Bandarmasih di Sungai Lulut, keruh berwarna kecolkatan. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi.

apahabar.com, BANJARMASIN – Belum lepas dari ‘kepungan’ banjir, warga Sungai Lulut, Kota Banjarmasin, kini mengalami penurunan kualitas air ledeng yang keruh kecoklatan.

Kondisi ini sudah berlangsung beberapa hari belakangan.

Direktur Operasional PDAM Bandarmasih, H Supian mengatakan penurunan kualitas air ini disebabkan tercampurnya air baku dengan air gambut.

Ia menyebutkan proses pengolahan air menghasilkan warna yang tidak sesuai dengan harapan. Air baku yang dimaksud ialah yang berada di depan Intake Sungai Lulut itu sendiri.

Namun menurutnya, kondisi ini tidak terlalu bermasalah. Sebab, kata dia, kualitasnya masih dapat diolah PDAM Bandarmasih.

“Kalau awalnya air pasang, saat banjir itu air gambut kurang turun, karena dari sungai martapura. Sekarang posisi air surut, karena air martapura yang naik ke lahan gambut, ketika surut dia turun jadi dia ini mengikuti,” ujar Supian.

Namun ia memastikan bahwa air keruh yang didapat masyarakat Sungai Lulut ini masih tergolong aman dan layak digunakan.

Untuk pemulihan kualitas air ini, Supian menjelaskan langkah pertama yakni menginjeksi air baku dengan soda ash.

“Saat ini kami sudah dapat informasi bahwa pompa telah dipasang, untuk bisa menetralkan kembali air baku yang kita dapatkan saat ini. Mudah-mudahan dengan langkah pertama ini sudah bisa mengembalikan pada kondisi normal,” harapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa hasil dari upaya ini dapat dilihat dalam waktu satu hingga dua hari ke depan.

Apabila tidak berhasil, maka alternatif berikutnya yang akan mereka lakukan ialah memenuhi kapasitas air baku yang dibutuhkan Intake Sungai Lulut dari IPA 2 Pramuka.

Saat ini Intake Sungai Lulut memiliki dua sumber air baku, yakni di depan intake itu sendiri dan satunya lagi di Pramuka.

Jika salah satu sumber sudah tidak bisa dipakai, maka otomatis mereka menggunakan sumber yang tersisa.

Supian mengakui bahwa, tindakan tersebut juga membutuhkan waktu karena harus memperhatikan kesanggupan pipa.

“Harus diperhatikan lagi apakah pipa cukup untuk menambah ke sana, kalau ternyata tidak cukup, berarti mau tidak mau kita juga harus menambah pipa,” ujar pria yang juga menjadi pembina klub panahan itu.

Supian juga menyampaikan permohonan maafnya kepada pelanggan yang mengalami penurunan kualitas air ini khususnya di Sungai Lulut.

“Tim dari PDAM Bandarmasih akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk mengembalikan kualitas tersebut, walaupun saat ini baru pascamusibah. Jadi kami mohon maaf kepada pelanggan dan mohon bersabar sebentar karena akan terus kami upayakan pelayanan seoptimal mungkin,” pungkasnya.

Saat berita ini diturunkan, pengolahan air di Intake Sungai Lulut sudah berhasil diolah dan kembali normal. Hanya tinggal sisa-sisa yang terdapat di pipa dan akan dilakukan flashing.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Warga Kelurahan Kelayan Selatan Rebutan Tabung ‘Melon’ 3 Kg

Kalsel

Anaknya Sukses Masuk ULM Jalur SNMPTN, Ibu Muda Ini Puji Almazaya Islamic School
Lagi, DPRD Banjarmasin Tunda Kunker

Kab. Tanah Laut

Lagi, DPRD Banjarmasin Tunda Kunker
apahabar.com

Kalsel

Pilkada Kalsel, Ribuan Petugas KPPS di Tabalong Jalani Rapid Tes
apahabar.com

Kalsel

PSBB Resmi Diperpanjang, Banjarmasin Makin Diperketat!
apbd tanbu 2021

Kalsel

Dugaan Data APBD Tanbu 2021 Telah Diubah Menguat

Kalsel

Keji! Guru Ngaji di Tamban Cabuli Belasan Siswa SMA
apahabar.com

Kalsel

Stok Darah PMI Menipis, Jajaran Polres Banjarbaru Mendonor
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com