Menkes Ungkap Tambahan Kasus Mutasi Corona Baru, 1 dari Kalsel Amuntai Heboh! Belasan Balita Diduga Keracunan Usai Konsumsi Soto Duh, Wali Kota Balikpapan Terpilih Dipolisikan Terkait Dugaan Ijazah Palsu Ultah Corona di Banjarmasin: Pasien Positif Pertama Puji Syukur Kesembuhan Cerai dengan Adaro, Pama Gerak Cepat Antisipasi Gelombang PHK Massal

Akademisi Minta Bank Beri Keringanan KPR bagi Debitur Terdampak Banjir Kalsel

- Apahabar.com Rabu, 20 Januari 2021 - 09:58 WIB

Akademisi Minta Bank Beri Keringanan KPR bagi Debitur Terdampak Banjir Kalsel

Banjir menerjang Kalsel sejak akhir pekan kemarin. Sampai hari ini, 27.111 rumah di delapan kabupaten atau kota di Kalsel terendam air. Puluhan ribu jiwa yang mengungsi membutuhkan uluran tangan. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Sampai hari ini, banjir masih menggenang sebagian wilayah Kalimantan Selatan.

Kondisi demikian dinilai berimbas terhadap aktivitas masyarakat setempat, baik dari aspek sosial maupun ekonomi. Tak terkecuali urusan kredit pemilikan rumah (KPR).

Dosen Program Studi Sosiologi FKIP ULM, Nasrullah meminta adanya keringanan angsuran KPR terhadap debitur yang terdampak banjir Kalsel.

“Banjir yang menghantam permukiman penduduk terutama komplek perumahan telah menghentikan aktivitas masyarakat. Mereka yang berjualan es, bakso, nasi goreng, pedagang sayur, jasa ojek online hingga kelas menengah lain, tentu kesulitan melakukan pembayaran karena tidak bekerja selama banjir,” ucap Nasrullah kepada apahabar.com, Rabu (20/1) pagi.

Walaupun banjir berlalu, kata dia, namun pasti banyak pengeluaran keuangan masyarakat pasca  bencana.

“Oleh sebab itu, saya meminta agar perbankan yang melayani program KPR harus melihat ini sebagai peluang untuk membantu debitur terdampak banjir,” katanya.

Selain itu, dia juga mendorong pemerintah daerah untuk mengusulkan kepada perbankan yang menjalankan program KPR agar memberikan keringanan bagi debitur terdampak banjir. Khususnya mereka yang tergolong force mayor.

“Akan lebih baik apabila perbankan yang menerima kredit mengeluarkan kebijakan yang sangat membantu keringanan pembayaran. Opsi yang dilakukan bisa mengulur batas waktu pembayaran, atau meringankan agar mereka tidak mengalami kredit bermasalah lantaran menunggak,” pungkasnya.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel per Selasa (19/1) kemarin, jumlah warga terdampak banjir sebanyak 349.070 jiwa. Angka itu terbagi di 11 kabupaten atau kota se-Kalsel.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pemungutan Suara di Tabalong Berjalan Aman dan Disiplin Protokol Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Gagahi Istri Teman di Paringin, Maulid Dalam Kondisi Sadar?
apahabar.com

Kalsel

Pohon Tumbang Tutup Jalan, Arus Lalu Lintas Terganggu
apahabar.com

Ekbis

Stabilkan Harga Cabai dan Bawang Putih, Begini Trik Kementan
apahabar.com

Kalsel

Puncak Haul Guru Sekumpul ke-15 Berpotensi Hujan
apahabar.com

Kalsel

Gotong Royong Tangani Covid-19, Yayasan Haji Maming dan PT Buma Salurkan Bantuan
apahabar.com

Kalsel

Polsek Tanjung Kota Imbau Goweser Lengkapi Lampu Ketika Beraktivitas Malam
apahabar.com

Kalsel

Pasien Karantina Covid-19 Meningkat, Pemprov Kalsel Siapkan 2 Gedung Tambahan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com