‘Banyu’ Naik, Remaja Tewas Tersetrum di Siring Amuntai Kala Tapin Siap Jadi Lumbung Pangan IKN Baru di Kaltim Rangkaian Hari Menanam Indonesia, Wali Kota dan DLH Banjarbaru Tanam Ribuan Pohon Ternyata Rumah Ambruk di Gatot Subroto Banjarmasin tidak Kantongi IMB Kebanjiran Terus, Kalsel Siapkan Megaproyek Kolam Regulasi, Wabup HST Bantah Ilegal Logging

Banjir di Batola, Jumlah Pengungsi Meningkat Menjadi 9.170 Orang

- Apahabar.com     Selasa, 26 Januari 2021 - 20:20 WITA

Banjir di Batola, Jumlah Pengungsi Meningkat Menjadi 9.170 Orang

Sejumlah pengungsi dari berbagai kecamatan masih menempati GOR Bulutangkis Sahurai di Kecamatan Rantau Badauh. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Kendati perlahan banjir mulai menyusut, jumlah pengungsi di Barito Kuala mengalami peningkatan, Selasa (26/1).

Berdasarkan pendataan yang terus dilakukan Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batola, tercatat 9.170 jiwa berada di pengungsian.

Pengungsi terbanyak berada di Kecamatan Mandastana dengan 2.308 jiwa, Rantau Badauh 1.538 jiwa, Jejangkit 1.245 jiwa, Belawang 748 jiwa dan Anjir Muara 653 jiwa.

Kemudian Alalak berjumlah 625 jiwa, Cerbon 366 jiwa, Anjir Pasar 338 jiwa, Bakumpai 350 jiwa, Marabahan 320 jiwa, Barambai 213 jiwa, Tabunganen 139 jiwa, Tamban 190 jiwa, dan Wanaraya 137 jiwa.

Sedangkan total jiwa yang terdampak banjir di lima kecamatan, berjumlah 53.855 atau 18.792 kepala keluarga.

Jumlah terbanyak yang terdampak banjir berada di Kecamatan Alalak dengan 24.130 jiwa, Mandastana 15.463 jiwa, Jejangkit 6.475, Rantau Badauh 3.592, Belawang 2.147 dan Cerbon 2.048 jiwa.

Berdasarkan sebaran pengungsi, terdapat tambahan sekitar 25 jiwa yang baru ditempatkan di Kecamatan Bakumpai.

Menyikapi perkembangan tersebut, Kodim 1005 Marabahan menempatkan satu posko dapur lapangan di Bakumpai.

“Mengakomodasi laporan masyarakat, jumlah pengungsi yang ditempatkan di Bakumpai bertambah,” ungkap Dandim 1005 Marabahan, Letkol Arm Ari Priyudhono.

“Segera didirikan satu posko dapur lapangan marinir bantuan Panglima TNI di Bakumpai,” imbuhnya.

Selain dari Panglima TNI, Kodim 1005 Marabahan juga telah menerima bantuan dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Sementara ketinggian air di Mandastana dan Jejangkit mulai menyusut hingga 40 sentimeter. Namun akses masih terbatas, karena jalan belum dapat dilewati sepeda motor.

“Pendataan pengungsi masih terus dilakukan, mengingat banyak korban terdampak banjir yang mengungsi ke rumah keluarga,” timpal Sumarno, Kepala Pelaksana BPDB Batola.

“Kemungkinan besar jumlah pengungsi masih bertambah. Di sisi lain, kami memastikan ketersediaan logistik di posko induk masih terpenuhi,” tandasnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Anjir Muara

Batola

Pria Tergantung di Pohon Akasia Gegerkan Anjir Muara Batola
Banjir

Batola

Curah Hujan Meningkat, Tiga Kecamatan di Batola Dikelilingi Banjir

Batola

Dikejar Sampai Banjarmasin, Polres Batola Ungkap Sekaligus Dua Kasus Sabu

Batola

Penuhi Persyaratan, Lulusan PPPK Tahap Pertama di Batola Mulai Tes Urine
Band God Bless

Batola

Kemeriahan Digerus Pandemi, Hari Jadi Batola Ke-61 Justru Menjadi Sejarah
Aksi BPJN Kalsel

Batola

Jalan di Gampa Asahi Batola Rusak Parah, Aksi BPJN Kalsel Paling Ditunggu
Menderita Tumor Bawaan

Batola

Menderita Tumor Bawaan, Kondisi Balita di Belawang Batola Ini Semakin Memprihatinkan

Batola

Buka Puasa di Gusung Rumpiang Marabahan, Tak Sekadar Melepas Lapar dan Dahaga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com