Kondisi Seseorang Ditunda atau Gagal Vaksinasi Covid-19, Simak Penyebabnya SENGKETA Pilgub Kalsel, Eks Hakim MK: Paslon Suara Terbanyak Kedua Bisa Menang Temui AHY, Mantan Panglima GAM Muzakir Manaf Beri Dukungan Moril untuk Demokrat AJI Biro Banjarmasin Resmi Berdiri, Kasus Kekerasan Pers Jadi AtensiĀ  2 Petani Tapin Terjerat Sabu 9 Kg, Polda Kalsel: Jaringan Besar

Banjir di Haruai Tabalong, Petugas Gabungan Salurkan Makanan dengan Berenang

- Apahabar.com Sabtu, 16 Januari 2021 - 15:10 WIB

Banjir di Haruai Tabalong, Petugas Gabungan Salurkan Makanan dengan Berenang

Petugas gabungan di Kecamatan Haruai, Tabalong, menyalurkan makanan dengan berenang. Foto: Istimewa

apahabar.com, TANJUNG – Tingginya debit air tak menyurutkan semangat petugas gabungan untuk membantu warga terdampak banjir di Kecamatan Haruai.

Setiap kali jam makan siang petugas yang terdiri dari aparat kecamatan, polsek, Koramil Haruai dan para relawan serta UPBS setempat menyalurkan makanan kepada warga yang masih bertahan di rumahnya.

Penyaluran nasi bungkus ini selain menggunakan perahu karet, sampan, juga dilakukan dengan berenang ke tempat-tempat yang sulit dijangkau petugas.

Camat Haruai, Handi Yanuardi, mengatakan setiap hari pihaknya bersama kapolsek, danramil beserta jajaran, Dinas Sosial, UPBS dan lainnya menyiapkan nasi bungkus.

Tidak kurang dari 4.500 nasi bungkus disiapkan setiap harinya. Makanan itu hasil kolaborasi kepedulian desa-desa yang tidak terdampak banjir dan juga bantuan logistik dari Dinsos Tabalong.

“Nasi sebanyak itu untuk makan pagi, siang dan malam warga terdampak, baik yang berada di tempat evakuasi maupun yang bertahan di rumahnya masing-masing,” kata Handi, Sabtu (16/1).

Dijelaskan Handi, di wilayahnya ada 401 kepala keluarga atau 983 orang yang terdampak banjir. Mereka tersebar di tiga desa.

“Desa Nawin 196 KK atau 613 jiwa, Halong sebanyak 182 KK atau 704 jiwa dan di Desa Suput 23 KK atau 66 jiwa,” ungkapnya.

Handi bilang, saat ini ketinggian debit air mulai menurun sekitar 50 centimeter.

“Meski demikian kedalaman air yang menggenangi poros jalan provinsi di Desa Suput, Halong dan Nawin masih sekitar 1,5 meter, sehingga belum bisa dilewati kendaraan bermotor,” pungkasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Meriah, Wali Kota dan Pasukan Orange Arak Piala Adipura
Peta Zonasi Corona

Kalsel

Peta Zonasi Corona Banjarmasin Mendadak Hilang, Pakar Covid-19 Angkat Bicara
apahabar.com

Kalsel

Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel
Martinus

Kalsel

Legawa, Tim Pemenangan Martinus-Jaya Ucapkan Selamat untuk Aditya-Wartono
apahabar.com

Kalsel

Kesal Kena Razia, Sopir Ini Protes, Minta Dibikinkan Pintu Gerbang Tinggi 2,5 Meter
apahabar.com

Kalsel

Niat Menasehati, Guru di Banjarmasin Malah Dibogem Siswa
apahabar.com

Kalsel

Bertambah 23 kursi DPR RI, NasDem Selenggarakan Sekolah Legislatif
apahabar.com

Kalsel

Anggaran Dipangkas, Pemkab Tabalong Akan Gelar ASKS Secara Streaming
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com