Usai Kios Pasar Kuripan Dibongkar, Pemkot Banjarmasin Incar Ruko dan TPS Veteran BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin

Banjir di Kabupaten Banjar, Air Hampir 2 Meter dalam Rumah

- Apahabar.com Selasa, 12 Januari 2021 - 00:06 WIB

Banjir di Kabupaten Banjar, Air Hampir 2 Meter dalam Rumah

Suasana Banjir di Kecamatan Pengaron. Foto-apahabar.com/Madani

apahabar.com, MARTAPURA – Banjir dahsyat melanda Kabupaten Banjar. Di Kecamatan Pengaron dan Kecamatan Simpang Empat terbilang parah. Bahkan air sudah mencapai ketinggian 2 meter.

Diungkapkan warga Pengaron, H Basuni (42) jika debit air hingga saat ini masih terus mengalami peningkatan.

“Luapan air tersebut diperkirakan kiriman dari Kecamatan Sungai pinang. Di sana ada dua desa yang mengalami kebanjiran, dan baru mulai surut,” tutur pria yang akrab disapa H. Suni.
Akses jalan juga terhambat. Hal tersebut dikarenakan jalan penghubung antar kecamatan yang tertutupi oleh luapan air sungai.

“Untuk warga yang melintas di Kecamatan Pengaron harus memutar. Sementara di Desa Sungai Raya, Kecamatan Simpang Empat, pengguna jalan harus menggunakan getek (rakit bambu) karena tidak ada jalur pintas,” terangnya.

Sementara H Masni mengungkapkan kepada apahabar.com, jika air sudah memasuki rumahnya sejak pukul 11.00 Wita, siang tadi, hingga saat ini.

“Sekarang air sudah setinggi 2 meter di dalam rumah, sedikit lagi sampai ke loteng,” ucapnya.

Ia memperkirakan, luapan air sungai tersebut akan lambat untuk surut, karena di Martapura dan sekitarnya juga mengalami hal yang sama.

Kapolsek Pengaron, Iptu Herry Bombay menyampaikan, jika pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada warga terkait dengan bahaya banjir, seperti konseling listrik dan juga binatang berbahaya masuk ke rumah seperti ular dan biawak serta hewan lainnya.

“Kami juga sudah melakukan pengecekan dan memberikan imbauan kepada warga untuk tetap waspada,” terangnya.

Di Kecamatan Pengaron, Iptu Herry mengatakan, ada 6 desa yang terdampak banjir dari luapan air sungai, di antaranya Desa Pengaron, Benteng, Ati’im, Arang Alus, Mangkauk, Lumpangi dan Antar Aku.

“Semoga saja banjir ini berlalu, kasihan warga harus mengungsi dan aktivitas bekerja mereka pun terganggu,” kata Kapolsek Pengaron.

Polsek Pengaron yang letaknya cukup tinggi dari pemukiman warga menjadi tempat penitipan barang sementara korban banjir.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tolak RKUHP, Mahasiswa ‘Duduki’ DPRD Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Cegah Karhutla, Kalsel Mulai Siapkan Hujan Buatan
apahabar.com

Kalsel

Sosialisasikan Perwali Banjarmasin, 250 Personel Gabungan Menyebar di Tempat Keramaian
apahabar.com

Kalsel

New Normal, Rumah Ibadah di Banjarmasin Akan Segera Dibuka

Kalsel

Tokoh agama Kalsel Minta Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Tari Japin Jadi Daya Tarik Peresmian RTH Pekauman di Banjar

Banjarbaru

Innalillahi, Wali Kota Banjarbaru Tutup Usia Usai Melawan Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Berkat Lolongan Anjing, Kakek di Banjarmasin Selamat dari Kebakaran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com