Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin Menengok Kondisi Pengungsi Banjar di Kota Idaman Banjarbaru

Banjir Pengaron Makin Parah: Air Hampir Capai Atap Rumah, Warga Butuh Bantuan!

- Apahabar.com Selasa, 12 Januari 2021 - 08:47 WIB

Banjir Pengaron Makin Parah: Air Hampir Capai Atap Rumah, Warga Butuh Bantuan!

Banjir di Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar makin parah, air nyaris mencapai atap rumah, warga di sana butuh bantuan segera. Foto-apahabar.com/Mada

apahabar.com, BANJARMASIN – Kondisi Banjir di Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar makin parah, Selasa (12/1/2021) pagi.

Titik banjir yang paling parah berada di Desa Tunggal Nangka, Langgar Tengah, Benteng, Benteng Seberang, Arang Alus, Bawahan Jati, Lok Lua.

Dari pantauan apahabar.com di lokasi banjir, debit air hingga mencapai atap rumah.

Saat ini saja, banyak warga terperangkap di atas loteng dan perlu bantuan, Selasa (12/1) 06.30 Wita.

Bahkan kata Hj Masni (65), bagian loteng rumah yang biasa jadi tempat evakuasi kini sudah tidak aman lagi.

Alasannya kata Masni, debit air semakin tinggi dan hampir merendam rumah.

“Sedikit lagi loteng hampir terkena, kena ombak saja sudah masuk ke dalam lantai loteng,” tutur Masni, saat dievakuasi warga menggunakan perahu kayu.

Kondisi itu semakin miris, karena Hj Masni tidak sendiri. Di rumahnya terdapat sejumlah anak kecil dan adiknya yang sedang lumpuh.

“Juga ada adik saya yang tidak bisa berjalan yang harus segera di evakuasi,” tuturnya.

Banjir

Kondisi banjir di Kabupaten Banjar. Foto-istimewa

Hj Masni mengatakan banjir saat ini hampir sama dengan tahun 2006 lalu, yakni hampir menenggelamkan rumah miliknya.

“Mungkin lebih dari tahun 2006, soalnya di daerah Kecamatan Sungai Pinang, banyu (air) kembali dalam, karena malam tadi hujan turun sangat lebat di sana,” terangnya.

Pada 2006 lalu, Hj Masni mengatakan banyak sekali warga yang terjebak dan barang miliknya yang terendam banjir walau sudah di evakuasi ke atas loteng.

Sementara itu, M Ali (63) melakukan evakuasi seadanya menggunakan jukung miliknya.

“Karena bantuan masih belum ada yang turun ke sini, terpaksa kami harus mengevakuasi warga dengan jukung seadanya,” bebernya.

Ali mengatakan banyak sekali warga yang minta di evakuasi karena terjebak di loteng rumahnya.

Waspada, Potensi Hujan Mengguyur Kalsel Hingga Malam Hari

Setidaknya ada ratusan rumah warga terdampak banjir, hingga ribuan warga harus segera dievakuasi.

Mereka sangat berharap bantuan dari Pemerintah Kabupaten Banjar.

Sementara itu, akses jalan menuju ke Kecamatan Pengaron, di Desa Sungai Langsat mengalami longsor.

Akibatnya akses jalan harus memutar melalui jalan tambang dan keluar di Desa Gohong.

Di sisi lain, kondisi banjir di Kabupaten Banjar juga makin meluas. Titik biasa terendam banjir kini debit airnya makin tinggi.

Seperti di Tanjung Rema, Sekumpul, Pesayangan dan sekitarnya di Kecamatan Martapura Kota.

Di samping itu sebagian wilayah di Kecamatan Astambul juga.

Kondisi ini bakal semakin parah karena cuaca sedang dalam kondisi hujan. Bahkan BMKG memprakirakan hujan akan mengguyur Kalsel hingga malam hari.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pumpung Terus Telan Korban, Dinas ESDM Ingin Bina Pendulang Cempaka Tapi…
apahabar.com

Kalsel

Akui Banyak Ajakan Nyalon di Pilwali Banjarmasin, Intip Respon Adhariani
apahabar.com

Kalsel

Sembuh dari Covid-19, Belasan Warga Kalsel Segera Dipulangkan
apahabar.com

Kalsel

Jelang HUT RI, 140 Napi di HSS Diusulkan Dapat Remisi
apahabar.com

Kalsel

Nonton Bareng Haul Guru Sekumpul, Warga Tapin Larut Dalam Lantunan DzikirĀ 
Belawang

Kalsel

Kebakaran di Belawang Batola, Kerugian Capai Ratusan Juta
apahabar.com

Kalsel

Akses Terputus Akibat Banjir, Tala Bangun Jembatan Darurat
ULM

Kalsel

Tingkat Memilih Diprediksi 94,5 Persen, Tim Pakar ULM: Waspadai Kerumunan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com