Sah! Jaksa Tetapkan Kades di Kelumpang Kotabaru Tersangka Pungli Cafe Jual Miras di Banjarmasin Bak Kebal Hukum, Buntut Izin Pusat? Catat! Pengecer di Banjarmasin Bakal Dilarang Jual Gas 3 Kg Dugaan Penggelembungan Suara Pilgub Kalsel, Muthalib: Paraf Saya Dipalsukan Lepas Kepemilikan Klub, Begini Penjelasan Manajemen Martapura FC

Banyak Nakes Gagal Divaksin karena Darah Tinggi, Menkes: Kurang Olahraga

- Apahabar.com Senin, 25 Januari 2021 - 11:12 WIB

Banyak Nakes Gagal Divaksin karena Darah Tinggi, Menkes: Kurang Olahraga

Ilustrasi tenaga kesehatan saat memvaksin pasien. Foto-Kompas.com

apahabar.com, JAKARTA – Proses vaksinasi kepada tenaga kesehatan ternyata tidak mudah. Sebab, dalam prosesnya ada banyak tenaga kesehatan yang gagal divaksin karena darah tinggi.

Kondisi ini membuat Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin terkejut.

“Terus terang saya kaget juga dari yang daftar batch pertama sekitar 500 ribu, yang dateng 150 ribu sudah mau suntik, itu 15 ribu batal suntik gara-gara darah tinggi,” kata Menkes Budi dilansir dari detikcom.

Tahap pertama vaksinasi Covid-19 menyasar sekira 1,5 juta tenaga kesehatan dan akan berlangsung pada Januari-Februari 2021.

Sesuai petunjuk teknis vaksinasi Covid-19 oleh Kementerian Kesehatan, penerima vaksin Covid-19 harus dalam keadaan sehat. Jika tekanan darah di atas 140/90 mmHg, vaksin Corona tidak diberikan.

“Jadi ternyata banyak orang Indonesia itu darah tinggi. Kurang lari, kurang olahraga, kurang sehat. Itu mereka mesti nunggu lagi, mesti turun dulu (tekanan darahnya) baru suntik,” tambah Menkes.

Data dari Kemenkes menunjukkan dari total 598.483 tenaga kesehatan yang masuk dalam kelompok pertama penerima vaksin, ada kurang lebih 20.154 nakes yang tidak bisa diberikan vaksinasi atau ditunda karena sejumlah alasan.

Di antaranya merupakan penyintas Covid-19 atau memiliki komorbid atau penyakit bawaan dan sedang dalam keadaan hamil.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Monumen Ade Irma Suryani Nasution Berdiri di Kota Tahuna Sulut
apahabar.com

Nasional

Total 15 WNI Positif Virus Corona di Singapura
apahabar.com

Kalsel

Termasuk Kalsel, Kemenkes Siap Jemput Bola Salurkan Insentif Covid-19
apahabar.com

Nasional

Polda Jatim Tetapkan Veronica Tersangka Hoaks Asrama Mahasiswa Papua
apahabar.com

Nasional

BMKG: Peringatan Dini Tsunami di Malut dan Sulut Berakhir
apahabar.com

Nasional

HPN 2020, Wali Kota Banjarmasin Apresiasi JMSI
Vaksin

Nasional

Ombudsman RI: RS Belum Boleh Buka Pendaftaran Vaksin Covid-19
apahabar.com

Nasional

Bukan Papua, Djoko Tjandra Diduga Masuk lewat Kalimantan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com