Usai Kios Pasar Kuripan Dibongkar, Pemkot Banjarmasin Incar Ruko dan TPS Veteran BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin

Begini Pandangan PBNU Terkait Langkah Pemerintah Bubarkan FPI

- Apahabar.com Jumat, 1 Januari 2021 - 17:50 WIB

Begini Pandangan PBNU Terkait Langkah Pemerintah Bubarkan FPI

Marsudi Syuhud (kiri) bersama Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj dan Yahya Staquf. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Ketua Pengurus Besar Nahdhatul Ulama ( PBNU ) Marsudi Syuhud angkat bicara setelah pemerintah membubarkan Front Pembela Islam ( FPI ).

Marsudi mengatakan pada dasarnya negara adalah aturan atau hukum, sebab tanpa ada aturan atau hukum akan muncul kekacauan.

“Kita akan bertamu saja di rumah orang lain ada unggah-ungguhnya, ada aturannya, apa lagi hidup dalam sebuah Negara,” kata Marsudi dalam siaran pers, Jumat (1/1/2021).

Marsudi menilai pemerintah menghentikan kegiatan FPI karena masalah kedudukan hukum atau legal standing. Ia menyarankan FPI memenuhi legal standing tersebut jika masih ingin melaksanakan kegiatan di Indonesia.

“Berarti legal standing FPI secara hukum perundang undangan dianggap belum terpenuhi, ya tinggal dipenuhi saja jika masih ingin bergerak dan beraktivitas di negara hukum Indonesia,” ujar Marsudi.

Dirinya menyontohkan beberapa organisasi-organisasi sosial keagamaan yang tetap berdiri di Indonesia. Organisasi tersebut diantaranya, adalah NU, Muhammadiyah, Matlaul Anwar, PUI, Al Irsyad, dan Persis.

Organisasi tersebut menurut Marsudi, mengikuti aturan dengan memenuhi persyaratan hukum dari pemerintah.

“Bahkan berdirinya dari sebelum negara Indonesia berdiri dan masih eksis membangun bangsa sampai sekarang. Organisasi-organisasi ini tetap eksis keberadaannya, dan diakui oleh masyarakat,” ungkap Marsudi.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

475 Napi di Jabar Dapat Remisi Natal, 7 Orang Bebas
apahabar.com

Nasional

Pusat Pembelajaran Kelor Terbesar se-Asia Dibangun di Palu
apahabar.com

Nasional

Pengungsi Banjir Bandang Sentani Capai 11.156 Orang
apahabar.com

Nasional

Stafsus BUMN: Bio Farma Kerjakan Proses Akhir Vaksin Covid-19
apahabar.com

Nasional

Hari Pertama PSBB, Perbatasan Surabaya-Sidoarjo Macet Parah
apahabar.com

Nasional

30 Hari Operasi Yustisi, Segini Besar Denda Pelanggar Prokes Covid-19
apahabar.com

Nasional

Kubu Prabowo Usulkan Format ‘Tarung’ Bebas, Tengok Tanggapan TKN
apahabar.com

Nasional

Lima Kebakaran Lahan Melanda Kalsel, Enam Orang Terkurung Api
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com