Kondisi Seseorang Ditunda atau Gagal Vaksinasi Covid-19, Simak Penyebabnya SENGKETA Pilgub Kalsel, Eks Hakim MK: Paslon Suara Terbanyak Kedua Bisa Menang Temui AHY, Mantan Panglima GAM Muzakir Manaf Beri Dukungan Moril untuk Demokrat AJI Biro Banjarmasin Resmi Berdiri, Kasus Kekerasan Pers Jadi AtensiĀ  2 Petani Tapin Terjerat Sabu 9 Kg, Polda Kalsel: Jaringan Besar

Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

- Apahabar.com Senin, 25 Januari 2021 - 18:41 WIB

Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Pembatasan arus menuju pintu masuk Banjarmasin di Km 6 saat malam perdana PPKM. Pemkot belum memastikan perpanjangan pembatasan aktivitas warga karena penularan Covid-19 ini. Foto-apahabar.com/Muhammad Syahbani

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin tak lagi berkonstentrasi memberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Banjarmasin. Sudah lebih dua pekan banjir menerjang.

Karenanya, Pemkot Banjarmasin masih belum memastikan apakah bakal memperpanjang atau tidak upaya pengereman laju penularan Covid-19 yang dijadwalkan berakhir hari ini, Senin (25/1).

“Kami belum memutuskan terkait PPKM. Tapi secara administrasi untuk ke depannya akan kita sampaikan ke sekda [sekretaris daerah],” ucap Wali Kota Ibnu Sina di balai kota.

PPKM berlaku di Banjarmasin sejak 14 hari lalu, dari 11-25 Januari 2021.

Jam buka tempat hiburan, cafe, hingga warung makan dibatasi pemerintah.

Pemerintah melibatkan personel dari petugas keamanan untuk penertiban tempat usaha atau masyarakat yang masih bandel.

Namun semenjak Banjarmasin dilanda banjir, Pemkot tak lagi begitu fokus penegakan PPKM.

Ibnu bilang fokus Pemkot masih penanganan banjir. Termasuk nantinya untuk penanganan pasca-banjir.

Banjir saat ini juga berdampak terhadap kesehatan warga ibu kota Kalsel, penyakit gatal bahkan muntaber gara-gara penurunan kualitas air bersih turut mengancam.

“Kita akan minta Dinas Kesehatan melihat kondisi masyarakat. Termasuk 26 puskesmas untuk memantau warga penyintas di pengungsian,” terangnya.

Ibnu juga mengakui bahwa PPKM di Banjarmasin tak berjalan maksimal, lantaran baru beberapa hari diterapkan pemerintah banjir sudah menerjang.

Termasuk keterbatasan sumber daya manusia untuk menegakkan PPKM, karena banyak dikerahkan untuk penanganan banjir.

“SDM kita juga terbatas. Setelah ini akan kita berupaya merapatkan kembali, bersama unsur – unsur yang tergabung dalam Satgas Penanganan Covid-19,” tutupnya.

Meminjam data Dinas Kesehatan Banjarmasin pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Banjarmasin hingga Minggu (24/1) tercatat 4.405 pasien.

Rinciannya, 282 kasus aktif, meninggal dunia 180 pasien, dan sembuh 3939 pasien.

Dari 282 kasus aktif tersebut, 152 pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit, dan 130 lainnya isolasi mandiri.

Selain itu jumlah kasus suspek sebanyak 132 orang, kontak erat 7671 orang, dan selesai isolasi sebanyak 3070 orang.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ibnu Sina Angkat Bicara Soal Kisruh Pajak Parkiran Duta Mall
apahabar.com

Kalsel

Sempat Adu Mulut, Prajurit Kodim Bongkar Paksa Rumah Warga di HST
apahabar.com

Kalsel

Disemprot Disinfektan, Masjid Sabilal Muhtadin Siap untuk Salat Jumat
apahabar.com

Kalsel

Siap-siap, Uniska Segera Buka Jurusan S1 Farmasi
apahabar.com

Kalsel

PLN Kalselteng Promosi Sambung Listrik 1,7 VA untuk PT TIA
apahabar.com

Kalsel

Perbaikan Pasar Wangkang Marabahan Realistis Dilakukan Mulai 2021
Bati-Bati

Kalsel

Belum Surut, Perbatasan Bati-Bati dan Tambang Ulang Masih Terendam
apahabar.com

Kalsel

Balai Karantina Pertanian Banjarmasin Musnahkan Ribuan Gram Benih Tanaman Impor Ilegal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com