Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin Menengok Kondisi Pengungsi Banjar di Kota Idaman Banjarbaru

Bukan PPKM, Batola Pilih Perketat Pendisiplinan Protokol Kesehatan

- Apahabar.com Kamis, 7 Januari 2021 - 18:10 WIB

Bukan PPKM, Batola Pilih Perketat Pendisiplinan Protokol Kesehatan

Situasi PSBB yang diterapkan Batola antara Mei hingga Juni 2020. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Pernah dua kali memberlakukan PSBB, Barito Kuala belum mempertimbangkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

PPKM dicetuskan Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas, Rabu (6/1), demi menekan penyebaran Covid-19.

Dimulai 11 sampai 25 Januari 2021, PPKM terutama diterapkan di sebagian wilayah Jawa dan Bali.

Namun atas berbagai pertimbangan dan sifat ketentuan, Batola belum merencanakan penerapan PPKM.

“Sesuai instruksi pusat, PPKM ditekankan di kawasan Jawa dan Bali. Sementara di Batola, kami belum memiliki rencana itu,” ungkap Wakil Bupati Batola, H Rahmadian Noor, Kamis (7/1).

“Dalam upaya menekan penyebaran Covid-19, kami lebih meningkatkan penegakan disiplin protokol kesehatan melalui Satgas Penanganan Covid-19,” tambahnya.

Pertimbangan lain adalah jumlah kasus aktif di Bumi Selidah yang masih di bawah rata-rata angka nasional.

Tercatat kasus aktif nasional sebesar 14,28 persen, kemudian tingkat kematian nasional 2,95 persen dan angka kesembuhan nasional mencapai 82,76 persen.

“Sementara kasus aktif di Batola adalah 9,5 persen, kemudian angka kematian 1,32 persen. Bahkan angka kesembuhan mencapai 89,15 persen,” jelas Rahmadi.

“Mudahan persentase itu semakin baik, terutama tingkat kesembuhan. Kami juga berharap masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan dengan baik,” tandasnya.

Sebelumnya Batola pernah dua kali melaksanakan PSSB demi menekan penyebaran Covid-19. Jilid pertama dilakuka 15 sampai 29 Mei 2020.

Kemudian PSBB jilid kedua berlaku sejak 30 Mei hingga 12 Juni. Lantas hingga akhir Desember 2020, sejumlah kawasan di zona merah menerapkan Pembatasan Sosial Skala Desa/Kelurahan (PS2DK).

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Batola

Komitmen Dukung Paman Birin, DPD Golkar Batola Pede Menang Besar
apahabar.com

Batola

Puluhan Tahun Sepi, Murnianti Tetap Berjualan di Pasar Handil Bakti
Covid-19

Batola

Jangan Anggap Remeh Covid-19, Batola Tembus 1.000 Kasus Positif
apahabar.com

Batola

Keterwakilan Perempuan di BPD Batola Lampaui Kuota Nasional
banjir

Batola

Percepat Penurunan Banjir, Sungai Handil Bakti Batola Segera Dibersihkan
Marabahan

Batola

Pisah Sambut, Pria Marabahan Batola Kini Pimpin Lapas Muara Teweh
Batola

Batola

Meski Turun Sepanjang 2020 Ditemukan 3 Kasus Pidana Baru di Batola
Kubah Datuk Abdusshamad

Batola

Pertimbangkan Protokol Kesehatan, Kubah Datuk Abdusshamad Marabahan Ditutup Lagi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com