BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar Lewat Udara, Paman Birin Salurkan Bantuan Korban Banjir dari Jokowi

Bukan Wakil Wali Kota, Ini Orang Pertama Divaksin Covid-19 di Banjarbaru

- Apahabar.com Kamis, 14 Januari 2021 - 14:34 WIB

Bukan Wakil Wali Kota, Ini Orang Pertama Divaksin Covid-19 di Banjarbaru

Orang pertama yang divaksin Covid-19 di Banjarbaru, Nida Meylia Sari. Foto-apahabar.com/ Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Jadi orang pertama di Banjarbaru yang divaksin Covid-19, tenaga kesehatan di Puskesmas Sungai Ulin, Nida Meylia Sari mengaku bersyukur.

“Kita berikhtiar, kita usaha, kalau ada vaksin ya kenapa enggak,” ucapnya kepada apahabar.com, seusai disuntik Sinovac, Kamis (14/1/2021).

Nida yang berkesempatan menggantikan posisi Wakil Wali Kota Banjarbaru sebagai orang pertama divaksin itu mengatakan tidak takut, bahkan ia sangat siap.

“Ini kan sudah diuji klinis juga ada izin BPOM-nya, kita percaya saja segalanya kesehatan itu di tangan Tuhan yang penting kita usaha, jangan ada ketakutan,” pungkasnya.

Usai Nida, beberapa tenaga kesehatan lainnya juga ikut divaksin penangkal virus asal Wuhan itu.

Untuk diketahui, sebelumnya direncanakan Wakil Wali Kota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan sebagai orang yang pertama disuntik vaksin sebelum tenaga kesehatan.

Namun dikarenakan tingginya tekanan darah yakni 170/107, maka Darmawan Jaya tidak diizinkan divaksin.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Rizana Mirza mengungkapkan, jika tekanan darah Wakil Wali Kota Banjarbaru normal kembali, tentu akan dilakukan vaksinasi.

“Pak Wakil wali kota tadi sudah melewati pendaftaran kemudian diskrining, alhamdulillah beliau tidak ada penyakit, cuma tekanan darah beliau di atasnya 170 dan bawahnya 107 nah ini sangat tinggi,” terang Rizana.

Sehingga data tersebut otomatis ditolak oleh aplikasi untuk melakukan vaksinasi.

“Sementara beliau hari ini tidak bisa melakukan vaksinasi karena otomatis diaplikasinya menolak tapi suatu saat setelah tekanan darah turun beliau akan mendapatkan lagi tiket atau barcodenya sehingga beliau akan melaksanakan lagi,” jelasnya.

Jadi, lanjut Rizana nakes yang akan menjadi pertama divaksin.

“Hari ini di Puskesmas Sungai Ulin ada 10 orang nakes yang divaksin,” ungkapnya.

Rizana menuturkan, penyebab tingginya tekanan darah pucuk pimpinan Kota Banjarbaru itu disebabkan kelelahan.

“Mungkin beliau kecapekan mulai malam tadi karena situasi Banjarbaru hari ini banjir,” pungkasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jelang New Normal, Pasien Sembuh di Banjarmasin Tak Bertambah
apahabar.com

Kalsel

Pemakaman PDP di Kapuas Timur Ditolak, Kadinkes Kalteng: Jangan Takut, Penanganan Sesuai Standar
apahabar.com

Kalsel

Cegah Siswa Bawa Motor, Pemkot Banjarmasin Andalkan Angkutan Massal
apahabar.com

Kalsel

Siaga Hujan Siang Hari

Kalsel

Banjir Kalsel, Aktor Vino G Bastian Ucap Belasungkawa
apahabar.com

Kalsel

Wali Kota Banjarmasin Diminta Tak ‘Caper’, Cabut Kebijakan Air 10 Kubik Jelang Pilkada
apahabar.com

Kalsel

Kebijakan Razia Masker di Banjarmasin Tuai Kontroversi; dari Caci Maki Warga hingga Dugaan Kampanye Gelap
apahabar.com

Kalsel

Ini Rute Jalur Konvoi Piala Adipura Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com