Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Bupati Nadalsyah Setujui Pembelajaran Tatap Muka di Barito Utara

- Apahabar.com Kamis, 7 Januari 2021 - 20:17 WIB

Bupati Nadalsyah Setujui Pembelajaran Tatap Muka di Barito Utara

Ilustrasi sekolah tatap muka. Foto: Antara

apahabar.com, MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara, Kalteng, H Nadalsyah menyetujui proses belajar mengajar tatap muka.

Pembelajaran tatap muka itu disetujui Bupati Nadalsyah setelah melalui proses panjang dan berbagai pertimbangan.

Persetujuan ini tercantum pada surat Nomor 420/108/disdik.2021 perihal persetujuan proses belajar mengajar tatap muka pertanggal 6 Januari 2021.

Keputusan persetujuan ini berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran pada tahun ajaran 2020/2021 dan tahun akademik baru 2020/2021 di masa pandemi Covid-19.

Selain itu kesimpulan rapat yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah dengan dihadiri yang mewakili Kapolres Barito Utara, mewakili Dandim 1013/Muara Teweh, mewakili Komisi 1 DPRD Barito Utara, mewakili Kementerian Agama, Kadis kesehatan, Kepala BPBD, Satpol PP dan komponen pendidikan pada 30 Desember lalu di Aula Setda.

Pada prinsipnya semua yang hadir menyetujui proses belajar mengajar dengan metode tatap muka namun menegaskan protokol kesehatan dan kelengkapan lain sesuai SKB 4 Menteri.

Dalam surat tersebut dijelaskan, ada syarat serta ketentuan yang harus dipenuhi seperti, memperhatikan dan memprioritaskan kesehatan juga keselamatan peserta didik, tenaga pengajar maupun masyarakat.

Kemudian peserta didik harus mendapat izin dari orang tua melalui komite sekolah serta kesiapan sekolah itu sendiri dalam menyediakan cuci tangan, pemeriksa suhu tubuh, jaga jarak dan tidak saling jabatan tangan.

Dalam surat tersebut juga disebutkan, peserta didik lebih dari 50 persen maka harus menerapkan sistem shif atau bergiliran.

Bagi sekolah yang belum siap tidak diwajibkan menyelenggarakan proses belajar mengajar dengan metode tatap muka.

Apabila nanti ada peserta didik terpapar Covid-19 maka sekolah kembali melakukan proses belajar mengajar secara daring.

Saat ini ada 108 sekolah yang mengajukan kesiapannya untuk melakukan belajar dengan tatap muka.

Bupati Nadalsyah

Bupati Barito Utara. Foto: Istimewa

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Barito Utara

Barut Keluar dari Zona Merah, Nadalsyah: Harus Tetap Waspada
apahabar.com

Pemkab Barito Utara

Bupati Barut Ralat Kelonggaran Salat Id Saat Pandemi
apahabar.com

Pemkab Barito Utara

Uji Terbang Perdana di Bandara HM Sidik, Simak Kesaksian Pilot
Pemkab Barut Salurkan Bantuan Sembako pada Warga Miskin

Pemkab Barito Utara

Pemkab Barut Salurkan Bantuan Sembako pada Warga Miskin
apahabar.com

Pemkab Barito Utara

Tenang, Rapid Test Para Pejabat di Pemkab Barut Non-Reaktif
apahabar.com

Pemkab Barito Utara

Seruan Bupati Nadalsyah: Penerima Sertifikat Manfaatkan Tanah untuk Usaha
apahabar.com

Pemkab Barito Utara

Bantu Warga Miskin, Disperindagsar Barut Gelar Pasar Murah Bersubsidi
apahabar.com

Pemkab Barito Utara

Ubah Mindset, Pengguna Narkoba Bukan Penjahat Tapi Korban
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com