Menkes Ungkap Tambahan Kasus Mutasi Corona Baru, 1 dari Kalsel Amuntai Heboh! Belasan Balita Diduga Keracunan Usai Konsumsi Soto Duh, Wali Kota Balikpapan Terpilih Dipolisikan Terkait Dugaan Ijazah Palsu Ultah Corona di Banjarmasin: Pasien Positif Pertama Puji Syukur Kesembuhan Cerai dengan Adaro, Pama Gerak Cepat Antisipasi Gelombang PHK Massal

Bursa Saham Benua Kuning Naik, IHSG Ikut Menguat

- Apahabar.com Selasa, 19 Januari 2021 - 12:27 WIB

Bursa Saham Benua Kuning Naik, IHSG Ikut Menguat

Ilustrasi - Karyawan melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (8/1/2021). Foto-Antara/Reno Esnir/foc

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (19/1) pagi bergerak menguat.

Penguatan IHSG seiring kenaikan mayoritas bursa saham di benua kuning atau Asia.

IHSG dibuka menguat 32,03 poin atau 0,5 persen ke posisi 6.421,86. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 7,67 poin atau 0,77 persen ke posisi 1.005,93.

“IHSG diperkirakan berpeluang menguat pada perdagangan hari ini di tengah variatifnya katalis pasar,” kata Kepala Riset Valbury Sekuritas, Alfiansyah di Jakarta, dilansir Antara, Selasa.

Dari eksternal, indeks Wall Street libur memperingati hari Martin Luther King Jr. Sedangkan indeks bursa regional Asia hari ini diperkirakan menguat.

Presiden terpilih Joe Biden tengah menunggu rekomendasi dari penasihat intelijennya untuk membahas apakah akan berbagi informasi rahasia dengan Donald Trump setelah ia tidak menjabat sebagai presiden.

Masih dari AS, ada kekhawatiran seputar keamanan menjelang pelantikan presiden Amerika pada minggu ini.

Sementara itu, China melaporkan PDB tumbuh 2,3 persen pada 2020 seiring dengan keberhasilan menekan dampak pandemi terhadap perekenomian Negeri Tirai Bambu tersebut.

Pertumbuhan ekonomi China tahun lalu juga ditopang ekonomi yang tumbuh 6,5 persen pada kuartal IV 2020, di atas konsensus 6,2 persen.

Terkait pandemi, Dirjen Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa dunia berada di ambang kegagalan moral yang parah jika negara-negara kaya banyak menerima dosis vaksin Covid-19, sementara yang termiskin menderita.

Dari dalam negeri, sentimennya terkait progres vaksin Sinovac yang terkirim ke semua daerah dan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menyebutkan adanya potensi perlambatan ekonomi pada kuartal I 2021 akibat PSBB ketat.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 347,2 poin atau 1,23 persen ke 28.589,41, indeks Hang Seng naik 400,9 poin atau 1,39 persen ke 29.263,67, dan indeks Straits Times meningkat 9,98 atau 0,33 persen ke 3.000,38.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Digitalisasi, Solusi UMKM Bisa Bertahan Kala Pandemi
apahabar.com

Ekbis

‘Ramadhan Festival di Rumah’ Bersama Accor Live Limitless
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Melemah Dipicu Kekhawatiran Gelombang Kedua Covid-19
apahabar.com

Ekbis

Gegara Pandemi, Penjualan Motor Diprediksi Anjlok hingga 45 Persen
apahabar.com

Ekbis

Sri Mulyani: Indonesia Waspadai Dampak Pemakzulan Trump
apahabar.com

Ekbis

Lewat The Purun Label, Purun Banjarbaru Naik Tahta !
apahabar.com

Ekbis

Biar Tak Boros, Mau Tau Caranya?
apahabar.com

Ekbis

Buka Kelas Difabel, Trio Motor Jembatani Akses Kerja di Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com