Wah, AS Mulai Tak Wajibkan Warganya Pakai Masker & Jaga Jarak Update Saham Spanyol, Indeks IBEX 35 Tergelincir 0,46 Persen Update Saham Inggris, Indeks FTSE 100 Tergerus 0,59 Persen Update Saham Jerman, Indeks DAX 30 Naik 49,46 poin Lebaran Pertama, Rumah hingga Jalan Provinsi di Satui Tanah Bumbu Terendam

Cegah Covid-19, Lapas Kelas II B Banjarbaru Berikan Asimilasi kepada Belasan Napi

- Apahabar.com Kamis, 28 Januari 2021 - 17:14 WIB

Cegah Covid-19, Lapas Kelas II B Banjarbaru Berikan Asimilasi kepada Belasan Napi

Belasan WBP di Lapas Kelas II B Banjarbaru mendapatkan asimilasi. Foto-Ist

apahabar.com, BANJARMASIN – Lapas Kelas II B Banjarbaru memberikan hak asimilasi kepada 16 warga binaan permasyarakatan (WBP), Kamis (28/1) siang.

“Sesuai Permenkumham Nomor 32 tahun 2020 tentang syarat dan tata cara pemberian asimilasi, pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas dan cuti bersyarat bagi narapidana dan anak dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran covid-19, hari ini Kamis 28 januari 2021 Lapas Kelas II B Banjarbaru membebaskan 16 orang WBP untuk menjalani asimilasi rumah,” kata Kasi Binadik Lapas Kelas II B Banjarbaru, Septyawan kepada apahabar.com.

Kasi Binadik Lapas Kelas II B Banjarbaru, Septyawan mengingatkan WBP yang mendapat asimilasi agar menjadi manusia yang lebih baik. Foto-Ist

Program asimilasi ini, kata Septyawan, tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Dibebaskannya belasan WBP lebih awal, lanjut Septyawan, bertujuan agar kapasitas Lapas tidak terlalu penuh dan demi mencegah penularan virus Corona di dalam penjara.

Kendati demikian, Septyawan menjelaskan para narapidana yang mendapat asimilasi tetap diwajibkan untuk melapor serta melakukan isolasi diri dalam rumah hingga masa tahanannya benar-benar telah usai.

“Mereka tetap harus melapor ke Balai Permasyarakatan (Bapas),” terangnya.

Adapun hak asimilasi hanya diberikan kepada tahanan yang sudah menjalani 2/3 masa hukuman.

Selain itu, tidak bagi narapidana yang masuk dalam kategori pidana PP 99 Tahun 2012, diantaranya kasus terorisme, narkoba, ilegal logging, korupsi dan kejahatan seksual anak.

Kepada para narapidana, Septa berharap agar saat di luar nanti, mereka bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi.

“Jadilah manusia yang lebih baik. Jangan melakukan tindak pidana lagi, kalau melakukan maka hukuman akan lebih berat, yakni dimasukkan dalam sel batu. Sesuai prosedur,” tegasnya.

Sekadar diketahui, Lapas Kelas II B Banjarbaru sendiri saat ini menampung sebanyak 1997 narapidana.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Persentase Kesembuhan Covid-19 di Batola Terus Meningkat
Haul Guru Sekumpul, Ratusan Sapi yang Disembelih Kesehatannya Terjamin

Kalsel

Haul Guru Sekumpul, Ratusan Sapi yang Disembelih Kesehatannya Terjamin
apahabar.com

Kalsel

Zulkifli Hasan Ingatkan Anggota Legislatif PAN Jangan Main Proyek!
apahabar.com

Kalsel

Resolusi 2020, KNPI Ingin Banjarmasin Kembali Kota Layak Pemuda
apahabar.com

Kalsel

Menguatkan Ketahanan Pangan Bersama Prajurit Kodim 1002 Barabai
apahabar.com

Kalsel

Minta Doa Restu, Kapolda Kalsel Safari ke Kediaman Guru Danau di Amuntai
apahabar.com

Kalsel

Nihil Kasus Kematian, Pasien Sembuh Covid-19 di Kalsel Bertambah 5 Orang
apahabar.com

Kalsel

Gara Gara Obat Nyamuk, Lima Rumah Diamuk Api di Kotabaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com