Dahsyatnya Banjir di Satui, Haruyan, hingga Kotabaru: Kerugian Petani Tembus Miliaran Rupiah! Hari Terakhir Penutupan KSPN Loksado, Sejumlah Pelancong Disuruh Putar Balik Puluhan Ribu Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Sembuh Update Banjir Satui & Pantauan Jalan Penghubung Batulicin-Banjarmasin  POPULER SEPEKAN: Banjir Hebat hingga Cekcok Berdarah Warnai Lebaran di Kalsel

Cegah Diare Pascabanjir Banjar, Air Sumur di Pengaron Diperiksa

- Apahabar.com Kamis, 28 Januari 2021 - 17:26 WIB

Cegah Diare Pascabanjir Banjar, Air Sumur di Pengaron Diperiksa

Warga mendatangi posko kesehatan pascabanjir yang diselenggarakan Puskesmas Pengaron. Foto: apahabar.com/Mada

apahabar.com, MARTAPURA – Mencegah penyakit pascabanjir, Puskesmas Pengaron mulai mengambil sampel air sumur yang tersebar di 8 desa.

Salah satu penyakit yang diwaspadai adalah diare. Hal itu dimungkingkan terjadi, mengingat banjir dipastikan merusak kualitas air sumur yang biasa digunakan warga.

“Melalui Bidang Kesehatan Lingkungan, kami sudah turun ke lapangan sejak banjir mulai surut,” papar Kepala Puskesmas Pengaron, Mustika Murni, Kamis (28/1).

“Juga diambil beberapa sampel dari sumur warga, serta memberikan sosialisasi tentang penyakit yang sering menyerang pascabanjir seperti diare,” tambahnya.

Setelah dilakukan pengambilam sampel, warga juga dianjurkan menguras sumur-sumur yang terdampak luapan Sungai Riam Kiwa.

“Alhamdulillah masyarakat tanggap menghadapi pascabanjir, karena sumur-sumur sudah dikuras untuk menghindari sebaran penyakit,” jelas Mustika.

“Sekarang dalam tindakan pascabanjir, kami memprioritaskan penanganan sekitar 123 bayi dan balita, serta ibu hamil dan menyusui. Disediakan bantuan biskuit dan susu ibu hamil,” tutur Mustika.

Sebelumnya Puskesmas Pengaron membuka posko kesehatan sejak 11 Januari, atau ketika banjir mulai melanda.

Bahkan ketika jembatan di Jalan Ahmad Yani Kilometer 55 terputus dan membuat akses ke Pengaron terkendala, mereka tetap berusaha maksimal.

“Kami menyeberang menggunakan perahu karet untuk memasok obat-obatan dan keperluan balita,” pungkas Mustika.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Masjid Al-Karomah

Kabupaten Banjar

Inovatif! Masjid Al-Karomah Martapura Punya Fasilitas Air Siap Minum
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Doa Guru Khalil untuk Almarhum Nadjmi Adhani
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Selama Pandemi, Aplikasi LAPOR Banyak Terima Aduan Ini
PKK Banjar

Kabupaten Banjar

Ketua TP PKK Banjar Kunjungi Gedung Bersejarah Kolonial Belanda

Kabupaten Banjar

Seminggu Usai Lebaran Penataan Kawasan Sekumpul Mulai Dikerjakan
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Hari Ini Kabupaten Banjar Mulai Vaksinasi Tahap II, Bupati dan Wabup Disuntik
Ketua DPRD Banjar

Kabupaten Banjar

Ketua DPRD Banjar: 100 Hari Program Bupati Harus Penangan Pascabanjir
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Beredar Kabar Pasar Tradisional di Kabupaten Banjar Di-lockdown, Cek Faktanya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com