Geger! Nenek Suparmi Ditemukan Tewas Mengapung di DAS Kayahan Palangka Raya SBY Mengaku Bersalah Pernah Beri Jabatan pada Moeldoko Akhir Pekan, Harga Emas Antam Naik Rp 5.000 per Gram Adaro-PAMA ‘Cerai’, Bagimana Nasib 4.850 Karyawannya? Tertular dari Istri, Mantan Wagub Kalsel Rudy Resnawan Positif Covid-19

Covid-19 Tak Turun, PPKM Diperpanjang Dua Pekan ke Depan

- Apahabar.com Rabu, 20 Januari 2021 - 18:17 WIB

Covid-19 Tak Turun, PPKM Diperpanjang Dua Pekan ke Depan

Duta Mall Banjarmasin sepi, saat malam pertama PPKM. Foto-dok/apahabar.com

apahabar.com, JAKARTA – Sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), kasus Covid-19 tak menunjukkan penurunan signifikan.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Syafrizal pun memastikan PPKM akan diperpanjang hingga dua pekan ke depan.

“Hasil rapat kabinet terbatas kemarin, akan diperpanjang untuk dua minggu ke depan setelah tanggal 25 Januari,” ujar Syafrizal dalam kegiatan sosialisasi surat edaran Mendagri secara daring, kutip Republika, Rabu (20/1).

Ia menjelaskan, PPKM sebelumnya berlangsung pada 11-25 Januari 2021. Setelah itu, PPKM akan kembali diterapkan di beberapa provinsi prioritas, terutama daerah zona merah atau kategori tinggi.

Setidaknya, ada empat indikator yang jika terpenuhi maka daerah tersebut akan menerapkan PPKM. Indikator tersebut, antara lain, tingkat kematian di atas rata-rata tingkat kematian nasional, tingkat kesembuhan di bawah rata-rata tingkat kesembuhan nasional, tingkat kasus aktif di atas rata-rata tingkat kasus aktif nasional, dan tingkat keterisian tempat tidur Rumah Sakit (Bed Occupation Room/BOR) untuk Intensive Care Unit (ICU) dan ruang isolasi di atas 70 persen.

“Ini semua menjadi indikator bagi daerah yang akan memberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dan PPKM,” kata Syafrizal.

Sementara itu, daerah lain di luar itu tetap harus berusaha menekan kasus Covid-19 agar tidak tidak menyentuh indikator itu. Hal ini dilakukan karena Indonesia masih berstatus darurat kesehatan dalam rangka penanganan Covid-19.

Bahkan, Syafrizal mengatakan, prediksi menyebutkan, kasus Covid-19 akan segera mencapai angka satu juta. hal itu akan terjadi apabila penambahan kasus positif harian rata-rata sebesar 13 ribu-14 ribu orang per hari.

“Kalau kecepatan pertambahannya angka rata-rata per hari 13 ribu-14 ribu, maka dalam beberapa minggu saja kita akan menembus angka psikologi satu juta penderita Covid-19,” tutup dia.
Syarif

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Palestina Peringatkan Israel Tak Ubah Status Quo Masjid Al-Aqsha
apahabar.com

Nasional

Hindari Kontak Senjata, Ribuan Warga Nduga Mengungsi
apahabar.com

Nasional

Korban Meninggal Akibat Virus Corona Bertambah Lagi
apahabar.com

Nasional

Dari Luar Negeri, Ratusan WNI Digiring ke Wisma Atlet
apahabar.com

Nasional

Peringatan Satu Dasawarsa Erupsi Merapi, Momentum Penyadaran Kolektif
apahabar.com

Nasional

Ibunda Jokowi Meninggal Bukan karena Covid-19
apahabar.com

Nasional

Sejumlah Oknum Polisi Tertangkap Bersama Satu Wanita
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Pasien Sembuh 3.287, Positif 15.438
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com