Hasil Liga Inggris, Watkins Antar Aston Villa Tenggelamkan Newcastle 2-0 Breaking News! Warga Tangkap Buaya Pemangsa di Pantai Kotabaru Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil

Daftar Daerah yang Dibatasi Selama PSBB Jawa Bali, Kalsel Termasuk?

- Apahabar.com Rabu, 6 Januari 2021 - 23:09 WIB

Daftar Daerah yang Dibatasi Selama PSBB Jawa Bali, Kalsel Termasuk?

Pemerintah memutuskan membatasi aktivitas masyarakat di sejumlah daerah di Pulau Jawa dan Bali mulai 11-25 Januari 2021. Foto-Ilustrasi-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah memutuskan untuk membatasi kegiatan masyarakat dengan merujuk pada aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menekan penularan Covid-19 di wilayah Jawa Bali.

“Penerapan pembatasan secara terbatas tersebut dilakukan di Provinsi Jawa Bali, karena di seluruh provinsi tersebut memenuhi salah satu dari empat parameter yang ditetapkan,” kata Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto, kutip CNN Indonesia, Rabu (6/1).

Empat parameter yang telah ditentukan antara lain, tingkat kematian di atas rata-rata tingkat kematian nasional sebesar 3 persen. Kemudian tingkat kesembuhan di bawah nasional sebesar 82 persen.

Selanjutnya, kasus aktif di bawah kasus aktif nasional sebesar 14 persen, dan keterisian RS untuk tempat tidur isolasi dan ICU di atas 70 persen.

Airlangga menjelaskan bahwa keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di Jakarta sudah di atas 70 persen. Kemudian Banten, BOR di atas 70 persen, kasus aktif di atas nasional dan kesembuhan di bawah nasional.

Selanjutnya, Jawa Barat untuk BOR sudah di atas 70 persen. Jawa Tengah, BOR juga di atas 70 persen, kasus aktif di atas nasional, kasus kesembuhan di bawah nasional.

DI Yogyakarta, untuk BOR di atas 70 persen, kasus aktif di atas nasional, kesembuhan di bawah nasional. Lalu, Jawa Timur terkait BOR juga sudah di atas 70 persen dan tingkat kematian di atas nasional.

“Penerapan dilakukan secara mikro sesuai arahan Pak Presiden. Nanti Pemda, gubernur akan menentukan wilayah-wilayah yang akan dilakukan pembatasan tersebut,” ujar Airlangga.

Saat ini, pemerintah telah menetapkan sejumlah daerah yang dibatasi, antara lain seluruh wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, meliputi Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten dan Kota Bekasi (Bodebek), Kabupaten dan Kota Tangerang, serta Kota Tangerang Selatan (Tangerang Raya).

Kemudian wilayah Jawa Barat di luar Jabodetabek, yakni Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Cimahi. Di Jawa Tengah antara lain Semarang Raya, Solo Raya, dan Banyumas Raya.

Sedangkan wilayah Jogja yakni Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Kulon Progo. Untuk di Jawa Timur meliputi Malang Raya dan Surabaya raya. Terakhir di Bali adalah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.

“Sekali lagi bahwa ini adalah amanat PP 21, di mana mekanismenya sudah jelas, sudah ada usulan-usulan daerah dan juga kepada menkes serta edaran menteri dalam negeri. Diharapkan 11 sampai 25 Januari ini mobilitas di Pulau Jawa dan kota-kota tersebut dan juga Bali akan dimonitor secara ketat,” kata Airlangga.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi – Ma’ruf Amin Luncurkan Gerakan Rabu Putih
apahabar.com

Nasional

Habib Rizieq “Live Streaming” di Reuni 212
Batik Air Siap Evakuasi WNI dari Wuhan

Nasional

Batik Air Siap Evakuasi WNI dari Wuhan
apahabar.com

Nasional

Rumah Digeledah KPK, Bupati Solok Selatan: Saya Tak Tahu Masalah Apa
apahabar.com

Nasional

Bertindak Anarkis saat Ramadan Hukumnya Haram
apahabar.com

Nasional

Bahas Ratifikasi IA-CEPA, Jokowi Akan Berkunjung ke Australia
ESDM

Nasional

Penjualan Batu Bara Domestik 2021 Dipatok 137,5 Juta Ton
apahabar.com

Nasional

Awasi Konten di Medsos Selama Pilkada 2020, Bawaslu Gandeng Tim Siber Bareskrim Polri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com