Wow, Kalteng Targetkan Groundbreaking Kereta Api Tahun Ini Gugatan 2BHD Diterima, Ketua MK Pimpin Langsung Sengketa Pilbup Kotabaru Viral Jembatan Alalak II Patah Akibat Macet Parah, Cek Faktanya Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif

Dampak Vaksinasi, IHSG Perlahan Pulih dari Efek Covid-19

- Apahabar.com Senin, 11 Januari 2021 - 11:44 WIB

Dampak Vaksinasi, IHSG Perlahan Pulih dari Efek Covid-19

Pembukaan Bursa Efek Indonesia. Foto-CNBC indonesia

apahabar.com, JAKARTA – Program vaksinasi langsung berdampak positif pada sektor ekonomi.

Dilansir dari CNBC Indonesia, pada perdagangan Senin (11/1/21), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka hijau 0,33% ke level 6.278,41. 20 menit kemudian, IHSG kembali naik1,46% ke level 6.350,84.

IHSG sukses ‘pulih’ dari Corona setelah menembus level 6.299 yakni level pembukaan awal tahun lalu.

Respons positif investor terhadap vaksinasi yang akan dilakukan pekan ini lebih kuat daripada sentimen akan diberlakukanya kembali PPKM di wilayah Jawa dan Bali.

Data perdagangan mencatat, investor asing melakukan aksi belibersih sebanyak Rp 478 miliar di pasar reguler dengan nilai transaksi hari ini menyentuh Rp 3,5 triliun.

Tercatat asing melakukan jual bersih di saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp127 miliar dan PTBank Rakyat IndonesiaTbk (BBRI) senilai Rp 115 miliar.

Sentimen kuat yang akan menjadi penggerak pasar hari ini berasal dari dalam negeri. Melihat kasus pertambahan Covid-19 yang sudah tembus 9.000-10.000 per hari, akhirnya pemerintah memutuskan untuk menarik rem darurat.

Kali ini namanya bukan lagi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), ready viewed melainkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang akan diterapkan pada 11-25 Januari 2021.

PPKM berlaku di sejumlah daerah di Jawa dan Bali. Memang wilayah yang terdampak kebijakan ini tidak merata dan hanya di daerah-daerah yang rawan Covid-19 saja. Namun seluruh aktivitas kembali dibatasi.

Karyawan diminta untuk kembali bekerja dari rumah (work from home) hingga sebanyak 25%. Kegiatan belajar mengajar (KMB) dilakukan secara daring. Tempat hiburan yang dikelola pemerintah dilarang beroperasi.

Tak sampai di situ saja, pemerintah juga memangkas jam operasional pusat perbelanjaan hingga pukul 19.00 WIB saja. Lebih lanjut restoran dan tempat nongkrong masih diperbolehkan buka dengan syarat kapasitas maksimal hanya 25% saja. Sementara rumah ibadahhanya boleh menerima jamaah 50% dari kapasitas.

Namun di balik sentimen negatif tersebut, terselip kabar positif. Pekan ini juga program vaksinasi Covid-19 di Indonesia akan dilakukan.

Rencananya, orang pertama yang akan disuntik vaksin Covid-19 adalah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, sebelumnya, vaksin harus menunggu izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan vaksinasi Covid-19 akan dimulai pada Rabu pekan depan (31/1/2021).

Selain Presiden Joko Widodo, jajaran menteri kabinet Indonesia Maju akan jadi penerima vaksin pertama.

Mulainya program vaksinasi di Indonesia diharapkan mampu menjadi momentum pemulihan untuk perekonomian Indonesia.

Kabar gembira ini berpeluang direspons positif oleh pelaku pasar sehingga ada kemungkinan IHSG lanjut reli dan tak menutup kemungkinan bisa tembus 6.300 dan rupiah berpeluang melanjutkan tren penguatan.

Newswire

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Harga Cabai di Banjarbaru Naik, Ternyata Ini Penyebabnya
apahabar.com

Ekbis

Mulai Langka, Gula Pasir Tembus Harga Rp20 Ribu per Kg
apahabar.com

Ekbis

Mata Uang Asia Tertekan, Rupiah Ditutup Melemah
apahabar.com

Ekbis

JK: Tiket Pesawat Naik Semua karena Dolar!
apahabar.com

Ekbis

Kuliah Umum Adaro, Memperkuat Pertumbuhan Wirausaha di Balangan
apahabar.com

Ekbis

Pencopotan Pejabat Bank Kalsel, Ini Analisa Ekonom
apahabar.com

Ekbis

Harga Pangan Naik, Izin Impor Jangan Terhambat
apahabar.com

Ekbis

Melemah, Rupiah Kembali Tertekan Lonjakan Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com