Breaking! Heboh Mobil Terbakar di Tapin, 1 Warga Jadi Korban Masih Ada 122 Ribu Rumah di Kalteng Tak Layak Huni Dituding Gelembungkan Suara, Komisioner KPU Banjar Belum Berniat Polisikan Saksi Pencuri Mobil di Balikpapan Tak Ditahan Polisi, Kok Bisa? Golkar Gerah Sengketa Pilgub Kalsel Berlanjut, Puar Teringat Saksi Palsu di Kobar

Demi Kemanusiaan, Proses Evakuasi Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Diperpanjang

- Apahabar.com Senin, 18 Januari 2021 - 20:22 WIB

Demi Kemanusiaan, Proses Evakuasi Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Diperpanjang

DVI Polri memeriksa kantong jenazah yang diserahkan tim gabungan pencarian puing dan korban pesawat Sriwijaya Air SJ182. Foto: Pikiran Rakyat

apahabar.com, JAKARTA – Untuk kali kedua, Basarnas memperpanjang proses evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJ182.

Direncanakan proses pencarian masih dilakukan selama tiga hari kedepan, atau hingga, Kamis (21/1).

“Kami mengumumkan bahwa pelaksanaan operasi SAR diperpanjang tiga hari lagi,” jelas Kepala Basarnas, Marsekal Madya Bagus Puruhito, seperti dilansir detikcom, Senin (18/1).

“Setelah mempertimbangkan berbagai hal, termasuk rapat dengan Kemenhub, KNKT, DVI, dengan pihak terkait, operasi pun diperpanjang,” tegasnya.

Selama perpanjangan proses pencarian, Basarnas juga melakukan evaluasi harian untuk melihat perkembangan di lapangan.

“Seterusnya upaya pencarian dievaluasi per hari untuk melihat hasil, efektivitas dan kendala di lapangan. Evaluasi itu juga menentukan langkah-langkah selanjutnya,” beber Bagus.

Setidaknya dua pertimbangan yang membuat Basarnas kembali memperpanjang masa pencarian, yakni kemanusiaan dan kompensasi cuaca buruk.

“Alasan pertama adalah kemanusiaan, karena sampai sekarang DVI baru merilis 29 identifikasi. Tentunya pencarian juga dilakukan sekerasnya, karena hasil temuan berarti penting untuk DVI,” jelas Bagus.

“Kemudian hari-hari yang hilang akibat cuaca jelek, digantikan dengan perpanjangan operasi pencarian,” imbuhnya.

Sebelumnya Basarnas mengumumkan untuk memperpanjang masa evakuasi Sriwijaya Air SJ182 hingga, Senin (18/1).

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 tersebut hilang kontak, setelah take off dari Bandara Soekarno-Hatta Tangerang menuju Bandara Supadio Pontianak, Sabtu (9/1).

Belakangan diketahui pesawat jatuh di sekitar Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, sekitar pukul 14.40 WIB.

Pesawat jenis Boeing 737-500 tersebut mengangkut 62 orang, terdiri dari 40 penumpang dewas, 7 anak-anak, dan 3 bayi, serta 12 kru pesawat.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Nasional

Dokter Akui Sempat Stres Tangani Pasien Corona 
apahabar.com

Nasional

Sosok Brigadir Rangga, Polisi Penembak Rekannya Sesama Polisi
apahabar.com

Nasional

Ada Pakaian Adat China di Uang Baru Rp 75.000, Simak Faktanya
apahabar.com

Nasional

4 Kloter Tak Diizinkan Mendarat di Jeddah, Petugas Siapkan Antisipasi
apahabar.com

Nasional

Kontak Tembak di Arwanop, Satu Anggota Brimob Tewas
apahabar.com

Nasional

Menpora Era Orde Baru Gugur karena Covid-19
apahabar.com

Nasional

Masyarakat Keluhkan Kenaikan Tarif Listrik Sepihak, Cuncung Tuding PLN Kurang Transparan!
Airlangga

Nasional

Menko Airlangga Sebut Proses Vaksinasi Covid-19 Setelah Evaluasi BPOM dan Fatwa MUI
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com