Motor Vs Motor di Paharuangan Kandangan, Pemuda Simpur Tewas Seketika Duduk Perkara Viral Pria Bersajam Ngamuk di Nagasari Banjarmasin hingga Bergumul dengan Polisi Gunung Sinabung Kembali Luncurkan Awan Panas Setinggi 500 Meter Kepung Serda Nurhadi, Belasan Pelaku Diamankan Polisi dan TNI Jalan Tikus Masuk Kalteng di Kapuas Juga Dijaga Ketat Petugas

Dewan Kalsel Desak Jalur Distribusi Bapok di Wilayah Banjir Diamankan

- Apahabar.com Sabtu, 23 Januari 2021 - 10:52 WIB

Dewan Kalsel Desak Jalur Distribusi Bapok di Wilayah Banjir Diamankan

Ilustrasi banjir Kalsel. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pada sejumlah daerah yang terdampak banjir di Kalsel bakal menemui masalah baru. Krisis BBM dan bahan pokok pun menghantui.

Sebab jalur distribusi BBM dan bapok sulit dijangkau.

Anggota DPRD Kalsel, Firman Yusi mendesak pemerintah mengamankan jalur distribusi. Tujuannya, agar kebutuhan pokok tak dirasakan para korban banjir.

Anggota DPRD Kalsel, Firman Yusi. Foto-Istimewa

“Sekarang beras hingga BBM harganya naik di warung-warung eceran,” kata Firman, anggota Fraksi Keadilan Sejahtera DPRD Kalsel, Selasa (23/1).

Politisi asal Kabupaten Tabalong itu mengatakan, pemerintah harus menjamin kelancaran distribusi.

Dia menyarankan agar akses alternatif yang digunakan untuk menghindari jembatan putus di Mataraman dan Kapuh tersebut dapat digunakan untuk distribusi sembako dan BBM pada jam tertentu. Tentu, ujarnya, pengawalan dari aparat diperlukan untuk kelancaran pendistribusian kebutuhan pokok.

“Terendamnya sejumlah ruas jalan trans Kalimantan saat puncak banjir sekitar 14 – 18 Januari 2021 lalu ditambah putusnya jembatan di Mataraman, Kabupaten Banjar dan Kapuh, Kabupaten Hulu Sungai Tengah cukup mengganggu distribusi bahan pokok dan BBM yang biasanya disuplai dari Banjarmasin,” jelasnya.

Satu sisi, kelangkaan BBM dan pasokan sembako ini juga mempengaruhi kecepatan penanggulangan bencana di HST, yang menurut Firman menjadi daerah dengan dampak banjir bandang terberat dalam bencana kali ini.

“Pergerakan tim penanggulangan bencana, baik pemerintah mau relawan akan sangat dipengaruhi ketersediaan BBM dan sembako di hulu sungai,” imbuhnya.

Sementara kelangkaan bahan pokok tidak hanya disebabkan oleh akses jalan yang putus. Pembelian sembako secara besar-besaran oleh donatur dan relawan untuk disumbangkan ke korban bencana menjadi alasan kelangkaan bahan pokok.

Makanya berharap langkah mengatasi masalah ini dapat segera diambil.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

DPRD Kalsel

DPRD Kalsel

Reses di Tanbu, Paman Yani Imbau Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan
apahabar.com

DPRD Kalsel

PKS Sumbang Tandon Air Cuci Tangan di Tabalong
LKPj

DPRD Kalsel

Ketua DPRD Kalsel Dukung Wacana Pembangunan Jalan Layang di HSU
apahabar.com

DPRD Kalsel

Status Kelembagaan Sekretariat DPRD Kalsel Ditarget Naik Tahun Depan
apahabar.com

DPRD Kalsel

Komisi IV DPRD Kalsel Berjuang Benahi SMAN 9 Barabai HST
apahabar.com

DPRD Kalsel

Reses Anggota DPRD Kalsel Ungkap Fakta Pelajar SMA Kotabaru Sekolah ke Kaltim
apahabar.com

DPRD Kalsel

Permentan Cabut Subsidi, Imam Berat Ketemu Petani di Kalsel
apahabar.com

DPRD Kalsel

Anggota DPRD Kalsel Wajib Rapid Test Antigen Sebelum Paripurna
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com