Rodney Goncalves: Pemain Barito Putera Harus Punya Rasa Marah dan Lapar Viral Keributan Suporter Futsal Antar Pelajar di Banjarbaru, Polisi Turun Tangan Hasil MotoGP Jepang: Quartararo Melempem, Bagnaia Crash, Selisih Poin Semakin Menjauh Soal Konversi Kompor Gas ke Listrik, Begini Penjelasan ESDM Kalsel Kronologis Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal Terseret Banjir Halong Balangan

Di Tengah Koreksi Bursa Saham Kawasan Asia, IHSG Berpeluang Menguat

- Apahabar.com     Selasa, 5 Januari 2021 - 10:55 WITA

Di Tengah Koreksi Bursa Saham Kawasan Asia, IHSG Berpeluang Menguat

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membuka perdagangan saham perdana pada 2021 di Gedung BEI, Jakarta, Senin (4/1/2021). Foto-Antara/Citro Atmoko

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (5/1), berpeluang menguat.

Penguatan IHSG di tengah koreksi bursa saham kawasan Asia.

IHSG dibuka menguat tipis 0,9 poin atau 0,01 persen ke posisi 6.105,79. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,19 poin atau 0,02 persen ke posisi 958,84.

“IHSG diperkirakan bergerak menguat pada perdagangan hari ini di tengah beragamnya sentimen-sentimen dari pasar,” kata Kepala Riset Valbury Sekuritas, Alfiansyah dalam laporan yang dilansir Antara, Selasa.

Dari eksternal, indeks Wall Street pada perdagangan Senin (4/12) kemarin ditutup melemah. Sedangkan indeks bursa regional Asia hari ini diperkirakan bergerak beragam.

Kalangan analis berpendapat, China tidak akan mengambil langkah signifikan untuk membalas tindakan Bursa New York (NYSE) yang men-delisting tiga perusahaan telekomunikasi China.

Sebelumnya, China mengancam akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi kepentingan perusahaannya setelah Bursa Efek New York menghapus tiga perusahaan telekomunikasi China yang menurut AS memiliki hubungan militer.

Sementara itu, varian virus corona Covid-19 yang teridentifikasi di Afrika Selatan, dinilai lebih problematik dibandingkan varian yang ditemukan di Inggris. Kedua varian baru tersebut terus menyebar dengan cepat.

Dari Jepang, Perdana Menteri (PM) Jepang Yoshihide Suga mempertimbangkan keadaan darurat Covid-19 di sebagian besar wilayah Tokyo, menyusul gelombang ketiga kasus infeksi virus corona yang sangat parah.

Dari domestik, pemerintah akan melakukan vaksinasi Covid-19 yang dijadwalkan dimulai pada pertengahan Januari 2021 atau pekan depan.

Sedangkan inflasi pada Desember 2020 sebesar 0,45 persen, sehingga sepanjang tahun lalu inflasi hanya mencapai 1,68 persen.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 60,74 poin atau 0,22 persen ke 27.197,64, indeks Hang Seng turun 242,97 poin atau 0,88 persen ke 27.229,84, dan indeks Straits Times terkoreksi 15,68 atau 0,55 persen ke 2.843,22.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Penculikan Anak di Satui, Sekda: Orang Tua Harus Awas dan Waspada
Hilang Indra Penciuman

Tak Berkategori

Jangan Panik Hilang Indra Penciuman, Simak Cara Sembuh ala Dokter Tirta
apahabar.com

Tak Berkategori

Makin Parah, Balikpapan Tambah 181 Kasus Baru Covid-19
apahabar.com

Tak Berkategori

BPTD XV Siapkan Lima Posko Hadapi Mudik Lebaran, Berikut Titik Lokasinya
apahabar.com

Tak Berkategori

Wajah Pria HSU Ini Pucat, Saat Polisi Periksa Tas Selempang Miliknya
apahabar.com

Tak Berkategori

Kabar Gembira, 3 Menara Telekomunikasi di Mahulu Segera Aktif
apahabar.com

Tak Berkategori

Pemkab HSS Boyong Tiga Penghargaan Hari Anak Nasional
Olahraga Panjat Dinding

Tak Berkategori

Baru Sebulan, Atap Sarana Olahraga Panjat Dinding di Tapin Rusak Diterjang Angin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com