Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan 13 Menit di SDL, Jokowi Disambut Meriah Ribuan Pengungsi Banjir Kalsel

Diawali Presiden Jokowi, Vaksinasi Covid-19 Masyarakat Umum Dimulai April 2021

- Apahabar.com Selasa, 12 Januari 2021 - 14:39 WIB

Diawali Presiden Jokowi, Vaksinasi Covid-19 Masyarakat Umum Dimulai April 2021

Penyuntikan vaksin Sinovac dipastikan dimulai 13 Januari 2021. Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama yang divaksin. Foto: Sindonews

apahabar.com, JAKARTA – Setelah dipastikan mulai 13 Januari 2021, Kementerian Kesehatan memastikan lagi rancangan periodesasi vaksinasi Covid-19.

Presiden Joko Widodo sudah dipastikan menjadi orang pertama yang menerima vaksin Sinovac. Selanjutnya vaksinasi diberikan kepada 1,48 juta tenaga kesehatan di seluruh Indonesia.

“Vaksinasi tahap pertama diberikan kepada 1,48 juta tenaga kesehatan. Diharapkan bisa dimulai 13 Januari dan selesai akhir Februari,” jelas Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, dalam rapat dengan Komisi IX DPR RI, seperti dilansir merdekacom, Selasa (12/1).

Tenaga kesehatan menjadi penerima vaksinasi pertama, karena paling berisiko terpapar Covid-19. Mereka juga garda terdepan menghadapi pasien Covid-19.

Selanjutnya vaksinasi tahap kedua dibagi menjadi dua. Penerima pertama adalah 17,4 juta petugas publik yang sehari-hari bertugas bertemu orang banyak.

Diikuti warga lanjut usia demi alasan kemanusiaan. Target lanjut usia yang mendapatkan vaksin berjumlah 21,5 juta orang.

Namun vaksinasi lanjut usia menunggu kehadiran vaksin Pfizer atau AstraZeneca. Hal tersebut disebabkan vaksin Sinovac belum diuji klinis untuk orang berusia di atas 60 tahun.

“Kami berharap vaksin pfizer AstraZeneca datang awal April. Dengan demikian, vaksinasi untuk petugas publik dan lanjut usia dilakukan sekitar Maret hingga April,” jelas Budi.

“Memang periodesasi kami agak berbeda dengan negara lain. Beberapa negara mendahulukan lanjut usia, karena mereka adalah orang-orang yang critical,” sambungnya.

Sementara periode vaksinasi berikutnya dilakukan sepanjang April 2021 hingga Maret 2022.

Target vaksinasi adalah masyarakat rentan atau tinggal di daerah berisiko tinggi sejumlah 63,9 juta orang. Kemudian masyarakat lain dengan skema pendekatan klaster sesuai ketersediaan vaksin.

“Andai vaksinasi untuk petugas publik dan lanjut usia selesai sesuai jadwal, vaksinasi masyarakat umum bisa dilakukan akhir April,” tandas Budi.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Ciputra Akan Dimakamkan di Makam Keluarga
apahabar.com

Nasional

KLHK Tingkatkan Kesiapsiagaan Atasi Karhutla di Bulan September
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Sembuh Jadi 4.575, Positif 19.189
apahabar.com

Nasional

Apkasi Bantu Air Bersih untuk Korban Gempa Palu
apahabar.com

Nasional

Tenang, Virus Corona Diperkirakan Tak Menempel pada Asap
apahabar.com

Nasional

Riset IFJ-AJI: Kebebasan Media di Indonesia Stagnan
apahabar.com

Nasional

Polisi Ungkap Identitas Asli Lucinta Luna: Di KTP Dia Wanita…
apahabar.com

Nasional

Eijkman: Pasien Sembuh dari Covid-19 Bisa Terinfeksi Lagi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com