Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Dibayangi Sentimen Penyebaran Covid-19, Rupiah Dibuka Melemah

- Apahabar.com Selasa, 5 Januari 2021 - 11:22 WIB

Dibayangi Sentimen Penyebaran Covid-19, Rupiah Dibuka Melemah

Ilustrasi rupiah dan dolar AS. Foto-bisnis.com

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (5/1) pagi bergerak melemah.

Pelemahan rupiah dibayangi sentimen penyebaran Covid-19.

Pada pukul 9.36 WIB, rupiah bergerak melemah 28 poin atau 0,2 persen ke posisi Rp13.923 per dolar AS dari posisi penutupan hari sebelumnya Rp13.895 per dolar AS.

“Dolar AS terlihat masih tertekan meskipun sentimen negatif dari kekhawatiran pasar soal Covid-19 membayangi pergerakan aset berisiko,” kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra di Jakarta, dilansir Antara, Selasa.

Indeks dolar AS sendiri pagi ini masih di kisaran 89 sama seperti hari sebelumnya.

Menurut Ariston, rupiah masih berpeluang menguat hari ini karena potensi pelemahan dolar AS ke depan.

“Rupiah bisa menguat didukung ekspektasi akan adanya lanjutan stimulus fiskal AS dan bank sentral AS tetap menahan suku bunga acuan di level rendah,” ujar Ariston.

Nasib agenda Presiden terpilih AS Joe Biden termasuk merevisi peraturan perpajakan, meningkatkan stimulus, dan pengeluaran infrastruktur, saat ini bergantung pada perlombaan Senat kembar (dua kursi) pada Selasa waktu setempat di negara bagian Georgia yang akan menentukan kendali atas majelis.

Ariston memperkirakan pada akhir tahun rupiah bergerak di kisaran Rp13.800 per dolar AS hingga Rp14.000 per dolar AS.

Pada Senin (4/1), rupiah ditutup menguat 155 poin atau 1,1 persen ke posisi Rp13.895 per dolar AS dari posisi penutupan hari sebelumnya Rp14.050 per dolar AS.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Stok Gula Kalsel Menipis, Ribuan Pelaku UMKM Menjerit!
apahabar.com

Ekbis

Dewan: Hilirisasi Jadi Solusi Atasi Harga Sawit di Kalsel
apahabar.com

Ekbis

Arus Balik Libur Natal, Konsumsi Pertamax dan Pertamina Dex Meningkat
apahabar.com

Ekbis

Tujuh Strategi Ekonomi dalam Arah Kebijakan BI 2019
apahabar.com

Ekbis

Mudik 2019, Bandara Syamsudin Noor Siapkan Ratusan Penerbangan Ekstra
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Pagi Ini: Menguat ke Rp 14.005/US$
apahabar.com

Ekbis

Bursa Saham Australia Dibuka Melemah
apahabar.com

Ekbis

Kembali Naik, Harga Emas Antam Jadi Rp 851.000 per Gram
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com