Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Dinas Pertanian Balangan Usulkan Penambahan Pupuk Bersubsidi

- Apahabar.com Minggu, 3 Januari 2021 - 13:17 WIB

Dinas Pertanian Balangan Usulkan Penambahan Pupuk Bersubsidi

Foto- Ilustrasi petani. Foto-net

apahabar.com, PARINGIN – Dinas Pertanian (Distan) kabupaten Balangan, di tahun 2021 mengusulkan penambahan kuota pupuk bersubsi.

Penambahan tersebut, juga diiringi dengan naiknya target luas tanam serta juga jumlah petani.

Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian Balangan, Gazali Rahman menyampaikan untuk jumlah petani yang menerima pupuk bersubsi ada 10.903 petani di tahun 2020 tadi.

Rinciannya jatah pupuk terdiri dari Pupuk Urea sebanyak 1.197 ton, Pupuk NPK 2.117 ton, Pupuk Organik 1.795 ton, Pupuk Sp36 777 ton, dan Pupuk Za 333,554 ton dengan jumlah luas tanam 9.804 hektar.

Namun untuk tahun 2021 mendatang, kata Gazali, pihaknya mengusulkan peningkatan jumlah pupuk bersubsi.

Rinciannya, untuk kebutuhan Pupuk Urea sebanyak 1.453,196 ton, Pupuk NPK 2.762 ton, Pupuk Organik 1.717,479 ton, Pupuk Sp36 319,792 ton, dan Pupuk Za 228,253 ton.

Adapun jumlah luas tanam 14.491 hektar dan jumlah penerima pupuk bersubsidi atau petani sebanyak 14.037 orang.

“Usulan penambahan kebutuhan pupuk ini sesuai dengan rencana kebutuhan petani kita,’’ ujar Gazali, belum lama tadi.

Untuk distribusi pupuk bersubsidi, kata Gazali, akan menggunakan Kartu Tani.

Nantinya, para petani mendapatkan atau membeli pupuk bersubsidi dengan memakai kartu tani.

Penggunaan Kartu Tani sebagai sarana dalam distribusi pupuk subsidi merupakan langkah pemerintah dalam memaksimalkan distribusi pupuk subsidi.

Tahapan penggunaan Kartu Tani ini sendiri, menurut Gazali, saat ini masih dalam tahap sosialisasi oleh pihak perbankan yang menjadi mitra pemerintah dalam pelaksanaan penggunaan kartu tani tersebur.

“Saat ini masih tahap sosialisasi dan sudah ada beberapa kartu tani yang dibagikan,’’ ujarnya.

Menurut Gazali, penggunaan kartu tani adalah bagian dari upaya pemerintah dalam memperbaiki pola distribusi pupuk subsidi bagi para petani.

Pendistribusian kartu tani sebutnya, dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesiapan kelompok tani (poktan) masing-masing.

Menurutnya, kartu tani yang terintegrasi dengan rekening bank ini belum terisi saldo dan baru bisa digunakan tahun depan.

“Kartu Tani mulai digunakan per Januari 2021. Kartu Tani akan menjadi sangat penting bagi para petani, karena penyaluran bantuan pemerintah baik benih, pupuk dan sarana lainnya akan disinkronkan dengan kartu tani,’’ imbuhnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Balangan

DPRD dan Pemkab Balangan Sepakati Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2020
apahabar.com

Balangan

Bupati Balangan Tinjau Progres Pembangunan Infrastruktur
apahabar.com

Balangan

Salat Hajat Sambut Tahun Baru Islam, Bupati Balangan Sampaikan Pesan
apahabar.com

Balangan

Pilkada Balangan: Ansharuddin-Iswan (ANIS) Paslon Nomor Urut 2 Tampung Aspirasi Warga
apahabar.com

Balangan

Plt Bupati Balangan Pimpin Rakor Percepatan Penanggulangan Covid-19 dan Persiapan Pilkada

Balangan

BPBD Balangan Imbau Masyarakat Waspada Banjir dan Longsor
apahabar.com

Balangan

Deklarasi Damai Tolak Unjuk Rasa Anarkis di Balangan
PAD

Balangan

PAD Balangan Tahun 2020 Melebihi Target
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com