Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan

Direkomendasi Kemenkes, PMI Banjarmasin Resmi Laksanakan Plasma Konvalesen

- Apahabar.com Selasa, 12 Januari 2021 - 13:35 WIB

Direkomendasi Kemenkes, PMI Banjarmasin Resmi Laksanakan Plasma Konvalesen

UTD PMI Kota Banjarmasin melakukan swab antigen kepada salah seorang warga. Foto: apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Sudah lama dinantikan, UTD Palang Merah Indonesia (PMI) Banjarmasin akhirnya resmi menjadi pelaksana donor plasma konvalesen.

Pengesahan itu berupa rekomendasi dari Kementerian Kesehatan yang diterima, Selasa (12/1).

“Kami baru saja mendapat rilis dari Kemenkes, terkait rekomendasi tempat donor plasma konvalesen,” ungkap dr Aulia Ramadhan Supit, Kepala UTD PMI Banjarmasin.

“Rekomendasi itu diberikan karena pelaksanaan donor plasma konvalesen di PMI Banjarmasin sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP),” tambahnya.

Donor plasma konvalesen terapi yang dinilai dapat digunakan untuk pemulihan pasien Covid-19.

Meski terapi plasma konvalesen masih dalam tahap uji klinis, UTD PMI Banjarmasin tetap bersyukur bisa terlibat dalam usaha penyembuhan.

“Memang uji klinis plasma konvalesen terus dilakukan, karena masih ditemukan beberapa kegagalan akibat sejumlah faktor. Namun tingkat keberhasilan sudah di atas 50 persen,” tegas Rama.

Seiring rekomendasi Kemenkes, diharapkan masyarakat dan pemerintah mendukung donor plasma konvalesen yang dilakukan PMI Banjarmasin.

Dukungan dimaksud adalah menjadikan kembali PMI Banjarmasin sebagai fasilitas kesehatan yang direkomendasi untuk pelaksanaan rapid test antigen.

“Pelaksanaan rapid test antigen merupakan tahapan pemeriksaan wajib, sebelum melaksanakan donor plasma konvalesen,” jelas Rama.

Di sisi lain, rekomendasi pelaksanaan rapid test antigen juga memudahkan masyarakat pendonor, terutama yang berencana ke luar daerah.

“Kalau pendonor ingin pergi ke luar daerah memakai pesawat, mereka bisa menggunakan surat keterangan dari PMI Banjarmasin,” tandas Rama.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

kebakaran

Banjarmasin

Ruangan TPA Masjid Jami Terbakar, Api Tak Sentuh Puluhan Alquran
apahabar.com

Banjarmasin

Puluhan Aset Pemkot Banjarmasin Dilelang, Harga Dibuka dari Ratusan Ribu
Sudirman

Banjarmasin

Jalan Jenderal Sudirman Banjarmasin Ditutup, Warga Manfaatkan Swafoto
Banjir

Banjarmasin

Pecah Konsentrasi Air, Median Jalan Ahmad Yani di Banjarmasin Dijebol
Banjarmasin

Banjarmasin

Pasien Isolasi Mandiri di Pemurus Baru Meninggal, Kadinkes Banjarmasin: Tanggung Jawab Keluarga
apahabar.com

Banjarmasin

Motif Pelaku Pembakaran di Basirih Banjarmasin, Sudah Pisah Ranjang, Emosi Ajakan Balikan Ditolak Istri
Banjarmasin Ibnu

Banjarmasin

Ultah ke-46, Wali Kota Banjarmasin Siap Jadi yang Pertama Divaksin
Sekolah

Banjarmasin

Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin Resmi Dibatalkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com