Asyik Belanja di Ramayana Banjarmasin, Pelaku Gendam ATM Dingkus Polisi Viral Perkelahian Massal di Siring Banjarmasin: 14 Remaja Diamankan, 1 Bocah SD Siap Siap! Distribusi Air Bersih Sejumlah Wilayah Banjarmasin Terganggu Siang ini Jembatan Alalak Hanya Riak, Habib Banua: Aspirasi Besar Kalsel Adalah Otonomi Khusus Berkuasa, Taliban Buru Harta Karun Paling Berharga Afganistan

Dirut Sriwijaya Air Ungkap Kondisi SJ 182 Sebelum Lepas Landas

- Apahabar.com     Minggu, 10 Januari 2021 - 07:02 WITA

Dirut Sriwijaya Air Ungkap Kondisi SJ 182 Sebelum Lepas Landas

Ilustrasi pesawat Sriwijaya Air. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson Irwin Jauwena mengungkap kondisi pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak di perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu, (9/1) sore.

Jefferson mengatakan tidak ada masalah dengan keadaan pesawat dan dalam keadaan baik.

Pesawat juga dikatakan sudah terbang pergi-pulang ke Pontianak, sebelum lepas landas dari Jakarta sore ini.

“Kondisi pesawat dalam keadaan sehat, karena sebelumnya sudah terbang PP Pontianak, harusnya tidak ada masalah, laporan maintenance juga semuanya lancar,” kata Jefferson di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, dilansir dari CNN Indonesia, Sabtu (9/1).

Sementara Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono sedang mengumpulkan data dan informasi mengenai pesawat Sriwijaya Air yang hilang kontak tersebut.

“Kami sedang mengumpulkan data-data mengenai pesawat dan kru,” katanya.

Soerjanto juga menjelaskan pesawat Boeing 737-500 tersebut diproduksi sejak 1994. Meski berumur, Soerjanto mengatakan tidak ada masalah dengan pesawat tersebut asalkan mendapat perawatan yang sesuai.

“Kalau pertanyaan umur, pesawatnya Boeing 737 S500, dibuat 1994 jadi kurang lebih 25-26 tahun, betapapun umurnya kalau pesawat itu dirawat sesuai regulasi, dalam hal ini dirjen perhubungan udara, maka tidak ada masalah,” tuturnya.

Sementara itu, Basarnas menyatakan tak ada sinyal emergency dari ELT (Emergency Locator Transmitter) yang dipancarkan pesawat.

“Ini nanti yang perlu kami crosscheck, kenapa tidak memancarkan,” kata Deputi Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Mayjen TNI Bambang Suryo Aji.

“Ketika pesawat lost-contact, di Puskodal kita di atas, (ELT) itu akan memancarkan sinyal. Itu menandakan terjadi crash terhadap pesawat tersebut. Tapi ini tidak memancarkan.”

Bambang juga menyatakan bahwa seluruh ELT pesawat di Indonesia telah terdaftar di Basarnas. Namun, dalam kasus SJY-182, tidak memancarkan sinyal.

Diketahui pesawat Sriwijaya Air SJ 182 tujuan Pontianak hilang kontak dalam perjalanan setelah lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta. Pesawat diketahui terbang pukul 14:36 WIB, kemudian berada di ketinggian 1.700 kaki pada pukul 14:37 WIB.

Pesawat kemudian diizinkan naik ke ketinggian 29 ribu kaki dengan mengikuti standar instrumen, setelahnya pesawat dikabarkan hilang kontak pada pukul 14:40 WIB.

 

 

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

Hari Ini Pasien Sembuh Covid-19 Bertambah 45.494
aphabar.com

Nasional

Pasca-Sidang MK, KPU Tetapkan Jokowi-Ma’ruf Amin Minggu
apahabar.com

Nasional

Fatwa MUI Dibaca di Kampanye Prabowo, TKN: Itu Ajakan Pilih Jokowi
apahabar.com

Nasional

Sosok Sembilan Anggota Komisi Kejaksaan yang Dilantik Jokowi
Bang Ipul

Nasional

4 Tahun Dipenjara, Saipul Jamil Kurus dan Banyak Melamun
apahabar.com

Nasional

Panji Petualang Klarifikasi Sejumlah Mitos Tentang Ular
apahabar.com

Nasional

Dari Sumatera Ratusan Kilogram Sabu Disimpan di Tangerang
Airlangga

Nasional

Menko Airlangga Sebut Proses Vaksinasi Covid-19 Setelah Evaluasi BPOM dan Fatwa MUI
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com