POPULER SEPEKAN: Viral Penjual Gorengan di Sekumpul, Adaro-Pama Cerai, hingga Transkrip PPK Banjar Tolak KLB, Simak Sikap Demokrat Kalteng Almarhum Kombes Sapta Dikenal Sebagai Pribadi yang Sederhana Mantap! Polsek Tapin Utara Bekuk Kurir Sabu 9,14 Kg asal Kalbar Ratusan Anggota Polisi di Tabalong Jalani Vaksinasi Covid-19

Divaksin Pertama, Kajari Balangan Yakinkan Sinovac Halal dan Aman

- Apahabar.com Sabtu, 30 Januari 2021 - 15:22 WIB

Divaksin Pertama, Kajari Balangan Yakinkan Sinovac Halal dan Aman

Kajari Balangan, Khaidir saat mau dilakukan vaksinasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, PARINGIN – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Balangan, Khaidir SH MH bersama Forkopimda dan beberapa Kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi profesi menerima vaksinasi Covid-19 perdana. Vaksinasi tersebut dilakukan di Halaman kantor Dinas Kesehatan setempat.

Menjadi orang pertama yang disuntik vaksin, Khaidir berharap masyarakat bisa yakin akan keamanan dan kehalalan vaksin Sinovac dan tidak mudah terprovokasi kabar hoaks yang beredar.

“Apa yang kami lakukan ini menjadi orang pertama divaksin untuk meyakinkan masyarakat yang dibombardir informasi tidak benar terkait Covid-19. Mudah-mudahan setelah ini, masyarakat sedikit bisa lebih tenang. Halal sudah, BPOM juga sudah. Walaupun masih ada suara meragukan, semoga ini bisa memperbaiki keadaan,” ujar Kajari Balangan usai divaksin, Sabtu (30/01).

Di samping itu, Kajari juga menyampaikan antusiasmenya saat hendak divaksin. Ia mengaku telah menanti kehadiran vaksin Corona dan yakin vaksin ini dapat menjadi solusi untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia.

“Alhamdulillah terus terang saya ingin secepatnya divaksin. Saya excited dan senang. Pada saat divaksin, tidak sakit dan tidak merasakan apa-apa sampai sekarang. Kalau ada gejala ringan, ya tidak apa apa. Saya baik baik saja,” jelasnya.

Sementara Bupati Balangan H Asnharuddin menjelaskan dalam pencanangan vaksin Sinovac di Balangan dikhususkan kepada para tokoh, kepolisian, pengadilan, kejaksaan, TNI dan para tenaga kesehatan.

“Di kegiatan pertama kita ditargetkan sebanyak 800 orang karena masa tenggang 14 hari, ke 800 orang itu nanti kita ulang lagi jadi mereka 2 kali divaksin. Karena kita hanya diberi oleh pemerintah pusat sebanyak 1.600 vaksin, jadi hanya cukup untuk 800 orang dengan 2 kali vaksin,” jelasnya.

Bupati mengimbau kepada masyarakat jangan takut untuk divaksin, vaksin Sinovac ini aman dan halal. Dan jangan percaya dengan berita Hoaks.

Bupati sangat menyayangkan dirinya tidak bisa divaksin, karena alasan dari tenaga kesehatan dan peraturan harus di bawah 60 tahun.

“Alhamdulillah saya sangat siap untuk ikut vaksin. Bahkan seandai diperbolehkan saya menjadi orang pertama di Balangan yang divaksin. Untuk vaksinasi tidak semua orang bisa dilakukan. Ada ketentuannya. Yang bisa divaksin melengkapi persyaratan, yaitu orang dewasa yang sehat usia 18 sampai 59 tahun,” tegasnya.

“Walaupun saya tidak bisa ikut divaksin, saya akan selalu mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” imbuhnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Nasib Penjual Bunga di Tengah Pandemi, Hanya Lebaran Meraup Rezeki
apahabar.com

Kalsel

Varietas Durian ‘Si Sanggan’ dari Pohon Berusia 50 Tahun Bakal Dikembangkan
apahabar.com

Kalsel

Polisi Semprot Disinfektan di Sekitar Kota Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Meriahnya Hari Tari Dunia di Taman Budaya Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Dikabarkan Karhutla Kalsel di Atas Riau, Kalak BPBD Kalsel Ungkap Data
apahabar.com

Kalsel

Tak Kapok, Polisi HSU Kembali Tangkap Pelangsir BBM
apahabar.com

Kalsel

Pipa PDAM Bocor Lagi, Warga Banjarmasin Siap-Siap Tampung Air
apahabar.com

Kalsel

Kearsipan Banjar Raih Predikat Baik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com