BREAKING! Kecelakaan Maut di Cempaka, 1 Pengendara Tewas Resmi, Pemkab HST Keluarkan Larangan Penggunaan Elpiji 3 Kg Bagi Kalangan Tertentu Tiba Lagi di HST, 180 Vial Vaksin Siap Disuntik ke Aparat Mobil Dinas Baru, PSI Kritik Pedas DPRD Banjarmasin! Dugaan Pemalsuan Surat Pernyataan Komisioner KPU Banjar, Polisi Turun Tangan

Duh, Pergelangan Tangan Balita Putus Digigit Komodo

- Apahabar.com Minggu, 17 Januari 2021 - 10:11 WIB

Duh, Pergelangan Tangan Balita Putus Digigit Komodo

Ilustrasi komodo. Foto-net

apahabar.com, KUPANG – Nahas dihalami F, balita usia 4,5 tahun di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Lantaran harus kehilangan pergelangan tangannya usai digigit komodo.

Sekretaris Desa Komodo Ismail membenarkan peristiwa itu.

Ia mengatakan bahwa anak itu saat ini sudah dirawat intensif di RS Siloam.

“Iya benar masih dirawat di RS Siloam, pergelangan tangannya putus dan ada beberapa bagian wajahnya juga yang digigit,” kata Ismail, seperti dilansir Antara, Minggu (17/1/2021).

Balita itu awalnya sedang bermain tak jauh dari ibunya.

Sementara ayahnya tak sedang berada di rumah.
Saat itu ia sedang bermain dengan seutas tali yang di ujung tali diikat dengan botol plastik.

Botol tersebut sepertinya menarik perhatian komodo.
Tiba-tiba komodo yang memang sudah berada di bawah rumah itu menggigit botol tersebut.

Kemudian menariknya sehingga anak tersebut kemudian terjatuh.

Setelah jatuh, komodo tersebut langsung menyerang bocah itu.

Lalu menggigit pergelangan tangan balita tu sehingga terputus.

Tak hanya bagian tangan, komodo yang berukuran sedang itu juga menggigit sebagian wajah dari bocah balita tersebut.

Melihat itu, sang ibu yang berada tak jauh dari lokasi anaknya jatuh langsung kaget karena mendengar jeritan tangis.

Saat melibat anaknya sedang digigit komodo, ia langsung berteriak dan meminta tolong.

“Sempat ada perlawanan antara ibu dan komodo itu. Setelah akhirnya karena banyak warga yang mendengar teriakan ibu dan anak itu akhirnya pada datang,” tambah dia.

Terkait bagaimana kondisi komodo itu, saat itu sempat dipukul sama warga setempat namun akhirnya melarikan diri.

Ismail berharap agar Balai Taman Nasional (TN) Komodo segera membuat pagar pembatas antara kampung komodo dengan kawasan tempat tinggal komodo.

Pasalnya tak sedikit komodo berkeliaran di desa itu.

“Konflik antarwarga dengan komodo bukan baru kali ini sehingga kami minta BTN Komodo harus bertanggungjawab atas kejadian ini,” tambah dia.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kemenhukum Kawal Proses Hukum Tragedi Limpasu HST
apahabar.com

Nasional

MUI dan FKUB Blitar Sepakat Larang Pemaksaan Atribut Natal
apahabar.com

Nasional

Iduladha Jatuh pada 11 Agustus 2019
apahabar.com

Nasional

Sultan Cirebon Wafat
FPI

Nasional

Kapolri Imbau Masyarakat Patuhi Prokes dan Tidak Buat Kerumunan
apahabar.com

Nasional

Bintang Muda FTV Meninggal Dunia
apahabar.com

Nasional

Kampung Adat Sukabumi Masuk Zona Rentan Gerakan Tanah

Nasional

Cai Ditemukan Tewas di Hutan Usai Kabur dari Lapas Tangerang!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com