Viral Aksi Brutal ABG Dianiaya di Hotel Banjarmasin, Pacar Pelaku Ternyata Salah Kamar Pascabanjir Kalsel, Wamen LHK Siapkan 5 Aspek Pemulihan Lingkungan Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi

Edarkan Obat Terlarang, 2 Remaja di Tabalong Ditangkap Polisi

- Apahabar.com Selasa, 12 Januari 2021 - 22:32 WIB

Edarkan Obat Terlarang, 2 Remaja di Tabalong Ditangkap Polisi

Salah seorang pelaku, MR (20) bersama barang bukti yang disita petugas saat berada di Polres Tabalong. Foto-Istimewa

apahabar.com, TANJUNG – 2 remaja pria warga Desa Tamunti, Kecamatan Pugaan, ditangkap anggota Satresnarkoba Polres Tabalong karena diduga mengedarkan obat terlarang yang mengandung Carisoprodol.

Satu orang di antaranya masih pelajar dan berusia di bawah umur, yaitu FI (16). Sedangkan rekannya berinisial MR (20).

Penangkapan keduanya dipimpin langsung Kasat Resnarkoba AKP Zaenuri di Desa Maburai, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong.

Bersama keduanya, petugas menyita barang bukti 10 kaplet obat warna putih tanpa merek dengan penanda strip pada satu sisi, diduga mengandung Carisoprodol.

“Setiap kapletnya berisi 10 tablet dengan total keseluruhan 100 tablet,” kata Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori, melalui Kasubag Humas AKP Otto, Selasa (12/1) malam.

Ditambahkan Otto, selain menyita obat terlarang tersebut anggota Satresnarkoba juga menyita uang tunai Rp 100 ribu, 1 buah handphone merek Iphone warna Silver dan 1 unit sepeda motor Yamaha dengan nopol DA 6253 UBT warna biru beserta kunci kontak juga STNK.

Penangkapan pelaku berawal dari penyelidikan petugas Satresnarkoba terhadap adanya peredaran obat terlarang yang diduga mengandung Carisoprodol atau biasa disebut obat zenith di Tabalong.

Petugas pun langsung melakukan penyamaran dengan cara memesan obat itu kepada seorang pria inisial MR yang menjadi target operasi. Lalu disepakati pembelian obat seharga 1 juta rupiah untuk 1 boks obatnya.

Petugas yang menyamar meminta untuk bertemu di daerah Komplek Islamic Center Desa Maburai, Murung Pudak.

“Melihat keduanya petugas langsung melakukan penangkapan. Saat diperiksa ditemukan obat terlarang tersebut yang disimpan mereka di semak-semak. Saat ditanyakan keduanya mengakui obat mengandung Carisoprodol miliknya,” jelas Otto.

Kepada petugas, MR mengaku obat tersebut dibelinya dari seorang warga yang berdomisili di Amuntai, Hulu Sungai Utara (HSU) inisialnya ZA.

“Saat ini keduanya sudah dibawa ke Polres Tabalong guna pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas AKP Otto.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Terjerat Korupsi, Menpora Mengundurkan Diri
apahabar.com

Hukum

Jaksa Yakin Ratna Sarumpaet Bersalah
apahabar.com

Hukum

Simpan Dua Paket, Polisi Tangkap Terduga Pengedar di Tapin
apahabar.com

Hukum

Berikut Kronologi Kepulangan HRS Hingga Ditahan
apahabar.com

Hukum

Ditangkap, Yadi Tuli Kerap Transaksi Sabu Secara COD
DPRD Banjarmasin

Hukum

Kasus Pengrusakan Baliho: Oknum DPRD Banjarmasin Ngajak Damai, SBPP Pikir-Pikir
apahabar.com

Hukum

Amankan Ratusan Obat Terlarang Siap Edar, Satres Narkoba Polres Banjar Ringkus Dua Tersangka
apahabar.com

Hukum

Ini Ancaman Hukuman Terhadap Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com