Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Pak Wali… Pengungsi Banjir di Banjarmasin Mulai Sakit-sakitan, Poskes Over Diduga Sakit Hati, Pria Gantung Diri di Batulicin Sering Cekcok dengan Istri Banjir dan Ancaman Tim Paman Birin, “Sudah Jatuh Warga Tertimpa Tangga” PMI Balikpapan Tak Terima Bantuan Pakaian Bekas untuk Korban Banjir Kalsel

Erick Thohir Ungkap Setiap Vaksin Punya Barcode Khusus

- Apahabar.com Jumat, 8 Januari 2021 - 20:25 WIB

Erick Thohir Ungkap Setiap Vaksin Punya Barcode Khusus

Ilustrasi vaksin COVID-19 dari Sinovac saat tiba di PT Bio Farma, Bandung, Jawa Barat. Foto: Istimewa/presiden.go.id

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah telah menyiapkan kode di setiap dosis vaksin Covid-19 untuk memastikan vaksin disuntikkan ke orang yang tepat.

“Kementerian BUMN menyiapkan sistem salah satunya bagaimana di vaksin itu ada barcode-nya. Jadi sampai mobil itu bisa dipantau sehingga sampai ke provinsi dengan baik. Kami berharap setelah sampai ke provinsi juga hingga ke daerah terpencil terjaga baik,” kata Menteri BUMN Erick Thohir di Gedung KPK Jakarta, Jumat (8/1).

Erick Thohir menyampaikan hal tersebut seusai pertemuan dengan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, dua pimpinan KPK Alexander Marwata dan Lili Pintauli Siregar, Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan, serta sejumlah pejabat terkait lain seperti Irjen Kemenkes Murti Utami dan Dirut Bio Farma Honesti Basyir.

“Dan alhamdulillah ini kesempatan bagi bangsa kita, kapan lagi memperbaiki sistem data base kita yang selama ini terpencar-pencar jadi bisa dikumpulkan karena harus vaksinasi,” tambah Erick Thohir, dilansir dari Antara.

Basis data tersebut, menurut Erick Thohir, juga akan didasarkan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang ada di Kementerian Dalam Negeri karena pelaksanaan vaksinasi tidak hanya sekali.

“Tahun depan kan harus divaksin lagi, jadi suka atau tidak suka maka data akan terkumpul. Kami sangat terbuka dan transparan dan kapan lagi punya data sangat transparan. KPK menyambut baik hal ini dan mendampingi program pembentukan satu data walau pemain utamanya tetap Pak Menkes dan Kementerian BUMN mendukung dan juga Mendagri,” ungkap Erick Thohir.

Senada dengan Erick Thohir, Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan dengan barcode tersebut, vaksin dapat dicegah untuk tidak disuntikkan ke orang yang belum seharusnya disuntik.

“Kita dibantu Pak Menteri BUMN, semua viral vaksin ada barcode untuk dealing dengan siapa yang disuntik, jadi one by one ketahuan. Tetesan-tetesan vaksin yang mungkin tadinya mau dipakai jadi tetesan nafkah para koruptor mudah-mudahan bisa dikurangi karena semua sudah terintegrasi lewat IT sejak awal pemaketan kita bisa track barangnya ke mana,” kata Menkes Budi Gunadi.

Vaksinasi direncanakan akan dilakukan terhadap 182 juta penduduk Indonesia untuk menciptakan kekebalan komunal.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Obituari Penderita Kanker: Wasiat Mendiang Nana Bikin Terenyuh
apahabar.com

Nasional

Jakarta Kebanjiran, Update Lokasi yang Terendam, Paling Terdampak di Jaktim
apahabar.com

Nasional

Korban PHK Nekad Mudik Jalan Kaki dari Jakarta ke Solo
apahabar.com

Nasional

Survei Prabowo Kinerja Baik, PDIP: Jokowi Berhasil Tempatkan Orang
apahabar.com

Nasional

Kisah Inspiratif, Berbekal Mesin Jahit Kredit, Kini Beromzet Ratusan Juta
apahabar.com

Nasional

Tsunami Selat Sunda, BNPB: 281 Tewas, 1.016 Luka-luka
apahabar.com

Nasional

Setelah Banjarmasin, Giliran Balikpapan Gempar Video Mesum Pelajar
apahabar.com

Nasional

PBNU Minta Dubes Arab Saudi Dipulangkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com