Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan

Esok, Banjarmasin Terapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Selama 2 Pekan

- Apahabar.com Minggu, 10 Januari 2021 - 12:47 WIB

Esok, Banjarmasin Terapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Selama 2 Pekan

Ilustrasi - Waktu PSBB Banjarmasin jilid II digelar. Besok, Pemkot Banjarmasin akan terapkan pembatasan kegiatan masyarakat selama 2 pekan. Foto-dok apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin akan menerapkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada Senin besok (11/1).

Hal ini menyusul terbitnya Surat Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Nomor 1 Tahun 2021 beberapa waktu lalu.

Jubir Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi mengatakan, keputusan ini merupakan respon dari Pemkot Banjarmasin mengenai kondisi perkembangan Covid-19 yang terjadi saat ini.

“Terutama yang tercantum dalam Diktum ke 8, maka kita memutuskan untuk mengencangkan kembali ikat pinggang untuk mencegah penambahan kasus Covid-19 di Banjarmasin,” ujarnya.

Selain itu, Ia mengatakan alasan diambilnya keputusan untuk kembali melakukan pengetatan pengawasan aktivitas masyarakat di kota berjuluk Seribu Sungai dari sebaran kasus Covid-19.

“Karena ini menjadi tanggung jawab kita bersama dalam menanggulangi pandemi yang saat ini tengah melanda, baik itu dari institusi pemerintahan maupun unsur TNI-Polri,” ujarnya.

Sehingga, pihaknya memutuskan untuk melaksanakan kebijakan yang nantinya akan dikeluarkan dalam bentuk Surat Edaran Wali Kota sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Banjarmasin.

“Edaran itu berlaku mulai dari tanggal 11 hingga 25 Januari 2021 mendatang. Jadi kita kembali memperkuat pengawasan terhadap aktivitas warga agar taat dalam melaksanakan protokol kesehatan,” bebernya.

Sehingga, pemberlakuan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 68 tahun 2020 akan kembali digalakkan agar masyarakat tetap taat untuk menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas kesehariannya.

“Walaupun instruksi menteri itu tertuju kepada tujuh provinsi yang ada di Pulau Jawa dan Bali, namun kita tentu juga memberikan respon agar tidak terjadi peningkatan kasus di Banjarmasin,” jelasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Siang Hari, BMKG Prakirakan Kalsel Hujan Lokal
apahabar.com

Kalsel

Dikawal PM, Dandim 1007/ Banjarmasin Datangi Sejumlah Rumah Makan, Ada Apa?
apahabar.com

Kalsel

Tanah Bumbu Masih Dominasi Kasus Harian Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Bulan Depan, Bekas Barak Rusia di Banjarbaru Siap Digunakan
apahabar.com

Kalsel

KPU Balangan Tetapkan DPT Pilkada Serentak 2020
apahabar.com

Kalsel

Rawan Tertular Covid-19, Greeneration Foundation Bekali Pemulung APD
apahabar.com

Kalsel

Bahaya Kebakaran Masih Mengintai, Potensi Kabut Asap Mulai Terlihat
apahabar.com

Kalsel

Reaktif, Tiga Calon Mahasiswa Baru Batal Ikut Ujian SBMPTN ULM
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com