Menkes Ungkap Tambahan Kasus Mutasi Corona Baru, 1 dari Kalsel Amuntai Heboh! Belasan Balita Diduga Keracunan Usai Konsumsi Soto Duh, Wali Kota Balikpapan Terpilih Dipolisikan Terkait Dugaan Ijazah Palsu Ultah Corona di Banjarmasin: Pasien Positif Pertama Puji Syukur Kesembuhan Cerai dengan Adaro, Pama Gerak Cepat Antisipasi Gelombang PHK Massal

Euforia Pelantikan Joe Biden Mereda, IHSG Ditutup Melemah

- Apahabar.com Kamis, 21 Januari 2021 - 18:15 WIB

Euforia Pelantikan Joe Biden Mereda, IHSG Ditutup Melemah

Ilustrasi IHSG. Foto-iNews.id/Yudistiro Pranoto

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (21/1) sore ditutup melemah.

Melemahnya IHSG seiring meredanya euforia pelantikan Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat (AS).

IHSG ditutup melemah 15,87 poin atau 0,25 persen ke posisi 6.413,89. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 3,65 poin atau 0,36 persen ke posisi 1.011,21.

Analis Bina Artha Sekuritas, M Nafan Aji Gusta di Jakarta, mengatakan setelah IHSG berhasil mencapai level 6.500, aksi ambil untung terjadi.

“Terjadi aksi profit taking ketika euforia pelantikan Biden sudah mulai mereda. Kebijakan perpanjangan masa PPKM juga memberikan sentimen bagi terjadinya aksi profit taking,” ujar Nafan, dilansir Antara, Kamis.

Dibuka menguat, IHSG bergerak variatif pada sesi pertama perdagangan. Pada sesi kedua, IHSG banyak menghabiskan waktu di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Secara sektoral, enam sektor terkoreksi dimana sektor keuangan paling dalam yaitu minus 0,99 persen, diikuti sektor pertambangan dan sektor konsumer masing-masing minus 0,66 persen dan minus 0,35 persen.

Sedangkan empat sektor meningkat dimana sektor pertanian paling tinggi yaitu 1,7 persen, diikuti sektor aneka industri dan sektor infrastruktur masing-masing 1,44 persen dan 0,96 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell sebesar Rp 130,55 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.544.917 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,04 miliar lembar saham senilai Rp 19,17 triliun. Sebanyak 248 saham naik, 241 saham menurun, dan 140 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menguat 233,6 poin atau 0,82 persen ke 28.856,86, Indeks Hang Seng turun 34,71 poin atau 0,12 persen ke 29.927,76, dan Indeks Straits Times meningkat 2,85 atau 0,1 persen ke 2.998,77.

 

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Lion Air Batal Layani Penerbangan Bagi Penumpang, Apa Alasannya?
apahabar.com

Ekbis

Usai Libur Panjang, Rupiah Hari Ini Diperkirakan Menguat
apahabar.com

Ekbis

Stok Beras Kalimantan Selatan Aman hingga 2020
apahabar.com

Ekbis

Wonderful Indonesia Semarakkan Piala Dunia Wanita 2019 Perancis
apahabar.com

Ekbis

Eskalasi Kasus Covid-19, Rupiah Kembali Terkoreksi
apahabar.com

Ekbis

Ekspor Melemah, Kebijakan Ekonomi Daerah Dipertanyakan
Dolar Dibuka Menguat

Ekbis

Dolar Dibuka Menguat pada Perdagangan Sabtu Pagi, Meski…..
apahabar.com

Ekbis

Sejumlah Industri Masih Tunjukan Kinerja Positif di Tengah Pandemi Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com