Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan

Hari Perdana Pembelajaran Tatap Muka di Batola, Kehadiran Tidak 100 Persen

- Apahabar.com     Senin, 4 Januari 2021 - 14:35 WITA

Hari Perdana Pembelajaran Tatap Muka di Batola, Kehadiran Tidak 100 Persen

Suasana hari perdana pembelajaran tatap muka kembali di SDN Ulu Benteng 2. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apabahabar.com, MARABAHAN – Sesuai dengan rencana, semua sekolah di tingkatan SD dan SMP sederajat di Barito Kuala kembali melakukan pembelajaran tatap muka, Senin (4/1).

Suasana pembelajaran sepenuhnya menggunakan protokol kesehatan, serta regulasi yang ditetapkan dalam Surat Edaran Bupati Batola Nomor 800/1386/Set-Disdik.

Jumlah siswa juga dibatasi maksimal 10 orang per kelas. Pembatasan itu membuat pembelajaran tidak dilakukan setiap hari, kecuali sekolah yang memiliki peserta didik hanya 10 orang per kelas.

Namun demikian, tidak semua orang tua mengizinkan anak mereka mengikuti pembelajaran tatap muka.

Mereka khawatir pembelajaran tatap muka dapat memantik peningkatan penyebaran Covid-19.

“Alhamdulillah hari perdana pembelajaran tatap muka kembali berjalan lancar. Siswa per ruangan maksimal 10 orang, sehingga pembelajaran per kelas dilakukan dua kali seminggu,” papar Hj Rini Herlina, Kepala Sekolah SDN Ulu Benteng 2 di Marabahan.

“Namun memang tidak semua siswa berhadir. Dari total 337 siswa, 43 di antaranya memilih tidak mengikuti pembelajaran tatap muka,” imbuhnya.

Situasi serupa juga terjadi di SMPN 1 Marabahan. Dari total 295 siswa, 222 di antaranya mengikuti pembelajaran tatap muka atau dengan persentase 91,4 persen.

“Hanya 21 siswa yang menyatakan tidak bersedia. Sedsngkan 52 siswa lain belum mengembalikan surat pernyataan,” beber Paiman, Kepala Sekolah SMPN 1 Marabahan.

Untuk mengakomodasi siswa yang tidak mengikuti pembelajaran tatap muka, setiap sekolah wajib memberikan materi pembelajaran dari rumah.

“Dalam pelaksanaan pembelajaran, kami fleksibel saja. Artinya siswa yang belajar tatap muka, masih bisa belajar dari rumah, seandainya berubah pikiran di tengah jalan,” tandas Paiman.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Alalak

Batola

Disebut Picu Penyetopan Feri di Alalak, Wabup Batola Buka Suara
apahabar.com

Batola

Masih Pandemi, Ratusan PNS Barito Kuala Disumpah Secara Virtual

Batola

Siap-siap Giliran Semua Guru di Barito Kuala Terima Vaksinasi Covid-19
Pisah Sambut Tahun

Batola

Pisah Sambut Tahun di Batola, Disyaratkan Tanpa Kerumunan

Batola

Digandeng Diskoperindag Batola, Pekerja Bengkel Las Bikin Alat Cuci Tangan Portabel

Batola

Tagih Tunggakan Pinjaman Pembelian Pupuk Bersubsidi, Kejari Batola Temukan Fakta Ini

Batola

Polemik Plasma Sawit di Wanaraya, Kejari Batola Endus Banyak Tersangka

Batola

Bawa Kabur Motor di Balai Desa, Warga Tabukan Batola Digelandang Polisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com