Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel BREAKING NEWS: Usai Pasukan Katak, Giliran Paskhas Mendarat di Kalsel Meletus! Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer Edan! 2 Pria Pembawa Sabu 11 Kg Tertangkap di Duta Mall Licin, Bos Travelindo Terduga Penipu Jemaah DPO Sejak Tahun Lalu

Hari Perdana Pembelajaran Tatap Muka di Batola, Kehadiran Tidak 100 Persen

- Apahabar.com Senin, 4 Januari 2021 - 14:35 WIB

Hari Perdana Pembelajaran Tatap Muka di Batola, Kehadiran Tidak 100 Persen

Suasana hari perdana pembelajaran tatap muka kembali di SDN Ulu Benteng 2. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apabahabar.com, MARABAHAN – Sesuai dengan rencana, semua sekolah di tingkatan SD dan SMP sederajat di Barito Kuala kembali melakukan pembelajaran tatap muka, Senin (4/1).

Suasana pembelajaran sepenuhnya menggunakan protokol kesehatan, serta regulasi yang ditetapkan dalam Surat Edaran Bupati Batola Nomor 800/1386/Set-Disdik.

Jumlah siswa juga dibatasi maksimal 10 orang per kelas. Pembatasan itu membuat pembelajaran tidak dilakukan setiap hari, kecuali sekolah yang memiliki peserta didik hanya 10 orang per kelas.

Namun demikian, tidak semua orang tua mengizinkan anak mereka mengikuti pembelajaran tatap muka.

Mereka khawatir pembelajaran tatap muka dapat memantik peningkatan penyebaran Covid-19.

“Alhamdulillah hari perdana pembelajaran tatap muka kembali berjalan lancar. Siswa per ruangan maksimal 10 orang, sehingga pembelajaran per kelas dilakukan dua kali seminggu,” papar Hj Rini Herlina, Kepala Sekolah SDN Ulu Benteng 2 di Marabahan.

“Namun memang tidak semua siswa berhadir. Dari total 337 siswa, 43 di antaranya memilih tidak mengikuti pembelajaran tatap muka,” imbuhnya.

Situasi serupa juga terjadi di SMPN 1 Marabahan. Dari total 295 siswa, 222 di antaranya mengikuti pembelajaran tatap muka atau dengan persentase 91,4 persen.

“Hanya 21 siswa yang menyatakan tidak bersedia. Sedsngkan 52 siswa lain belum mengembalikan surat pernyataan,” beber Paiman, Kepala Sekolah SMPN 1 Marabahan.

Untuk mengakomodasi siswa yang tidak mengikuti pembelajaran tatap muka, setiap sekolah wajib memberikan materi pembelajaran dari rumah.

“Dalam pelaksanaan pembelajaran, kami fleksibel saja. Artinya siswa yang belajar tatap muka, masih bisa belajar dari rumah, seandainya berubah pikiran di tengah jalan,” tandas Paiman.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Batola

Puluhan Tahun Sepi, Murnianti Tetap Berjualan di Pasar Handil Bakti
apahabar.com

Batola

Lewat Pertunjukan Virtual, Noormiliyani Semangati Seniman Barito Kuala
apahabar.com

Batola

Setelah Pensiun, Begini Kondisi Anggota Polres Batola Penyedia Bubur Gratis
apahabar.com

Batola

Bansos Covid-19 Berakhir, Batola Siapkan Formula Selanjutnya
PLN

Batola

Antisipasi Tersetrum, PLN Putus Sementara Listrik Kawasan Banjir Batola
Kecelakaan Maut

Batola

Kronologis Kecelakaan Maut Anak Kades Bahandang Batola, Ada Keterlibatan Pihak Kedua
apahabar.com

Batola

Dirawat di Bapelkes, 6 Pasien Covid-19 dari Batola Sembuh
apahabar.com

Batola

Masih Pandemi, Ratusan PNS Barito Kuala Disumpah Secara Virtual
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com