Pascabanjir Kalsel, Wamen LHK Siapkan 5 Aspek Pemulihan Lingkungan Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan

Hari Pertama PPKM Banjarmasin, Petugas Tegur Tempat Usaha Buka Pukul 23.00

- Apahabar.com Selasa, 12 Januari 2021 - 09:36 WIB

Hari Pertama PPKM Banjarmasin, Petugas Tegur Tempat Usaha Buka Pukul 23.00

Aparat gabungan saat gelar operasi yustisi saat PPKM di Banjarmasin diterapkan. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pengawasan terhadap Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Banjarmasin dilakukan melalui operasi yustisi, Senin (11/1/2021) malam.

Operasi pada hari pertama ini mengandeng Tim gabungan dari Satpol PP, TNI dan Polri.

Saat operasi yustisi itu, aparat gabungan mendapati tempat usaha yang masih buka melewati batas waktu yang ditentukan.

“Di lapangan masih kita temukan banyak yang belum patuh terhadap SE dan intruksi gubernur. Seperti yang dilihat tadi masih banyak yang nongkrong padahal sudah jam 11 malam,” ujar Wakil Kepala Polresta Banjarmasin AKBP Sabana Atmojo.

Meski demikian, belum ada sanksi tegas yang dilakukan oleh aparat.

Sementara ini mereka baru memberikan teguran lisan kepada tempat usaha yang dinilai bandel, beraktivitas melewati pukul 22.00 Wita.

Sabana menilai ada sejumlah tempat usaha yang melakukan kesalahan berulang kali ditemui tadi malam. Ia menaruh curiga hal itu karena ada unsur kesengajaan.

Jika kembali kedapatan aparat, mereka tak segan untuk mengambil tindakan tegas.

Terutama kepada pelaku usaha yang melakukan pelanggaran prokes selama 2 kali.

“Kita tutup saja. Sudah mau diapakan lagi, kita hafal orang orangnya dan tempatnya,” tegas Sabana.

Ia menerangkan operasi yustisi dengan menyasar tempat usaha ini untuk meedukasi kembali supaya bersama-sama mencegah penularan Covid-19.

Selain itu, pihaknya memberi sosialisasi dan edukasi bahwa Banjarmasin menerapkan PPKM selama 2 pekan.

Dengan begitu, Sabana mengharapkan tidak adanya peredaran baru Covid-19 di kota berjuluk seribu sungai.

“Kita keliling tapi masih banyak masyarakat yang belum faham. Mungkin sosialisasi kita terus bahwa 11 hingga 25 Januari kita melaksanakan PPKM,” nilai Sabana.

Ia lantas mengatakan sudah sewajarnya masyarakat dan pelaku usaha melakukan suatu bentuk protes karena ketidaktahuannya.

Namun, aparat gabungan di lapangan langsung menempel SE di depan usaha supaya pengunjung mengetahui adanya pembatasan aktivitas saat malam hari.

“Kita beritahu secara baik baik dan humanis saja. Tidak perlu emosi,” tandasnya.

PPKM Banjarmasin sendiri diatur dalam Surat Edaran (SE) 442.11/01-P2P/Dinkes.

Penerapan PPKM Banjarmasin dimulai sejak 11 Januari hingga 25 Januari mendatang.

SE tentang PPKM dalam upaya pengendalian Covid-19 di Banjarmasin menindaklanjuti Diktum kedelapan instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 tahun 2021.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Cegah Covid-19, Pegawai dan Hakim PN Banjarmasin Jalani Rapid Test
apahabar.com

Kalsel

Kisah Tukiman, Perantauan Jawa yang Peduli Meratus
apahabar.com

Kalsel

BPS: Orang Miskin di Kalsel Berkurang Ribuan Jiwa
Hujan lebat

Kalsel

Debit Sungai Tabalong Meningkat Akibat Hujan Lebat, Warga Diminta Waspada
apahabar.com

Kalsel

Diantar Kapolsek Berangas Pakai Jukung, Fadliansyah Kegirangan
Natal

Kalsel

Di Tengah Pandemi, Penjualan Pohon Natal di Banjarmasin Justru Meningkat
apahabar.com

Kalsel

Polsek Banjarbaru Barat Monitor Kunjungan Pjs Wali Kota Banjarbaru di Bandara Syamsudin Noor
apahabar.com

Kalsel

Buntut Ancaman Jemput Paksa Pasien Covid-19 Gegara MCK, Besok Toilet Portable Tiba
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com