3 Hari Banjir Susulan, Warga di Martapura Mengungsi Secara Mandiri Kamar Pesantren di Lapas Kotabaru Dirazia, Petugas Temukan Barang Terlarang Polresta Banjarmasin Janji Usut Tuntas Kasus Kematian Wildan Skandal Pungli di Tegalrejo Kotabaru Sudah Berlangsung Lama! Duh, Usai Divaksin Covid-19 Sejumlah Wartawan Pingsan

Hasil Melimpah, Bamsoet Lepas Ekspor Manggis ke Tiongkok

- Apahabar.com Minggu, 31 Januari 2021 - 10:49 WIB

Hasil Melimpah, Bamsoet Lepas Ekspor Manggis ke Tiongkok

Ketua MPR Bambang Soesatyo melepas ekspor manggis ke Tiongkok. Foto-Istimewa

apahabar.com, BALI – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) melepas ekspor perdana dua ton buah manggis ke Tiongkok.

Buah tersebut diproduksi para petani manggis Bali, binaan Dewan Pimpinan Daerah Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depidar SOKSI) Bali.

Keberhasilan ekspor tersebut merupakan bagian dari Gerakan SOKSI Membangun, dimana setiap pengurus Depidar SOKSI membina para petani maupun pelaku usaha UMKM untuk menembus pasar ekspor.

“Targetnya, satu kecamatan di setiap daerah bisa melahirkan minimal satu produk unggulan. Baik di bidang pertanian, kerajinan tangan, fashion, dan lain sebagainya, yang bisa menjadi kekuatan ekonomi Indonesia,” ujar Bamsoet usai melepas ekspor manggis, di Bali, Minggu (31/1/2021).

Dia menilai target tersebut sangat realistis, karena pengurus SOKSI dari tingkat pusat hingga daerah banyak diisi pejabat pemerintahan maupun wakil rakyat dari tingkat DPR RI, provinsi, hingga kabupaten/kota.

Turut hadir para pengurus Dewan Pimpinan Nasional (Depinas) SOKSI, antara lain Ketua Dewan Pembina Bobby Suhardiman, Ketua Umum Ahmadi Noor Supit, Ketua Harian AA Bagus Adhi Mahendra.

Ketua DPR RI ke-20 ini menekankan daya tarik buah manggis tidak sekadar dari rasanya yang manis dan kaya serat, melainkan juga dari beragam manfaatnya bagi kesehatan.

Antara lain sebagai sumber antioksidan, memiliki sifat anti peradangan, memiliki efek anti-kanker, membantu penurunan berat badan, mengontrol kadar gula darah dalam tubuh, meningkatkan daya tahan tubuh, membantu menjaga kesehatan kulit, menyehatkan jantung, mendukung kesehatan pencernaan, dan mengatur tekanan darah.

Selain itu ekstrak buah manggis juga banyak dimanfaatkan menjadi bahan baku industri farmasi dan kosmetik.

“Nilai ekspor manggis Indonesia masih fluktuatif, namun sudah mulai menunjukan tren positif,” katanya.

Bamsoet kemudian memberi gambaran, pada 2018 Indonesia mengekspor kira-kira 38.841 ton manggis, dan pada tahun 2019 mengalami penurunan menjadi kurang lebih 27.793 ton.

Pada September 2020, totalnya meningkat signifikan menjadi sekira 47.348 ton. Bali termasuk penyumbang terbesar ekspor manggis Indonesia.

“Pada 2019 ekspornya mencapai 5.199 ton, meningkat dari tahun 2018 yang mencapai 4.051 ton,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia mengungkapkan sepanjang tahun 2020, Tiongkok tercatat sebagai tujuan ekspor ketiga Indonesia (sebanyak 10.355 ton), setelah Hong Kong (25.608 ton), dan Malaysia (10.694 ton).

Menjelang tahun baru Imlek, kebutuhan buah tropis seperti manggis akan meningkat.

Dia menilai momentum ini harus dioptimalkan untuk meningkatkan nilai ekspor manggis Indonesia dengan tetap menjaga kualitas produk yang dihasilkan.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Majukan Pariwisata di Tanbu, Telkomsel Hadirkan Jaringan 4G di Pantai Angsana
apahabar.com

Ekbis

ICW Dukung Realokasi Anggaran Pemerintah untuk Atasi Pandemi Covid-19
apahabar.com

Ekbis

Gubernur BI: Tak Hanya Konsumen Jadikan Indonesia Produsen Produk Halal Global
apahabar.com

Ekbis

Selasa Pagi, Rupiah Bergerak Seperti Yoyo
apahabar.com

Ekbis

Garuda Buka Penerbangan Manado–Davao
apahabar.com

Ekbis

Smartfren Luncurkan Ion Plus, Cocok Work From Home
apahabar.com

Ekbis

Bayar PPB di Tokopedia, Warga Kalsel Ikut Dorong Perekonomian Daerah
apahabar.com

Ekbis

Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp 935.000 per Gram
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com