[ANALISIS] Bisakah Gugatan UU Kalsel Dicabut di Tengah Jalan? Launching OPOP di Kalsel, Wapres Ma’ruf Ingin Produk Pesantren Go Internasional Resmi Dibuka, Menko Airlangga Sebut GIIAS Jadi Kesuksesan Banyaknya Kendaraan Listrik Kalsel Waspada Potensi Hujan Disertai Kilat Dianggap Lebih Berbahaya dari Narkoba, Ini 3 Manfaat Lain dari Kratom
agustus

Imbas Banjir di Batola, Muncul Lubang di Jembatan Simpang Jejangkit

- Apahabar.com     Sabtu, 23 Januari 2021 - 22:18 WITA

Imbas Banjir di Batola, Muncul Lubang di Jembatan Simpang Jejangkit

Lubang selebar sekitar 1 meter menganga di jalan nasional depan jembatan Ray 7 Desa Tabing Rimbah. Foto: Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Terjangan banjir selama lebih dari sepekan, membuat oprit jembatan di dekat simpang tiga menuju Jejangkit mulai berlubang.

Posisi jembatan yang menghubungkan jalan nasional itu terletak di Ray 7 RT 11 Desa Tabing Rimbah, Kecamatan Mandastana.

Semula lubang terlihat tidak lebih dari 50 sentimeter. Namun akibat lalu lintas dan hempasan air, lubang bertambah besar hingga mencapai 1 meter.

Bahkan dari lubang tersebut, sudah terlihat rangka beton yang menghubungkan oprit dengan badan jembatan.

Agar tidak membahayakan pengguna jalan, terutama dari arah Banjarmasin, lubang tersebut ditandai relawan dengan batang kayu dan beberapa karung kapur.

Juga demi menghindari kejadian yang tidak diinginkan, relawan mengatur lalu lintas di jembatan menjadi hanya satu jalur.

Terkait kerusakan tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Kuala sudah melapor kepada Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XI Kalimantan Selatan.

“Kami sudah melaporkan kerusakan itu kepada BPJN agar segera melakukan survei, sebelum memutuskan langkah berikutnya,” papar Kepala Dinas PUPR Batola, Saberi Thanoor, Sabtu (23/1) sore.

Sebelum BPJN memutuskan tindakan selanjutnya, pengguna jalan diminta berhati-hati, terutama kendaraan pengangkut barang.

“Sebenarnya jembatan masih bisa dilewati. Cuma dikwatirkan lubang bertambah besar, mengingat arus air masih deras,” beber Saberi.

“Sering dilewati kendaraan yang membawa beban berat, juga bisa menyebabkan lubang semakin melebar,” tandasnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tak Berkategori

Curi Kabel Telkom di Kaltim, Tiga Tersangka Dapat ‘Hadiah’ Restorative Justice
Obat Terlarang

Tak Berkategori

Simpan Obat Terlarang, Tiga Pemuda di Tabalong Diborgol Polisi
apahabar.com

Tak Berkategori

Presiden Kosovo Mundur dari Kursi Kepresidenan
apahabar.com

Tak Berkategori

Polisi Sulit Tangkap Pembunuh Febri Waria yang Tewas di Salon Banjarmasin Selatan
Polda

Tak Berkategori

Perketat Pengawasan, Polda Kalsel Periksa Ruang Tahanan Polres HSU
apahabar.com

Tak Berkategori

PKK HSS Gelar Khataman Alquran untuk Kelima Kalinya
apahabar.com

Tak Berkategori

Sterilkan Masjid Shiratal Mustaqim, Personel TNI Semprot dengan Disinfektan
Donasi Banjir HST

Tak Berkategori

Terus Mengalir, Donasi Banjir HST Capai Ratusan Juta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com