Sudah Ditemukan, Jasad Korban Longsor di Batu Bini HSS Dievakuasi Besok Banjir di Haruyan HST Berangsur-Angsur Surut, BPBD Imbau Warga Tetap Siaga Lebaran di Lapas Balikpapan, Antre Video Call Lepas Rindu Kasus Covid di Balikpapan Melandai, Hari Ini Hanya Bertambah 5 Orang Banjir di Satui Tanbu, Ratusan Jiwa Mengungsi

Iuran BPJS Kesehatan Resmi Naik Tahun Ini

- Apahabar.com Senin, 25 Januari 2021 - 10:51 WIB

Iuran BPJS Kesehatan Resmi Naik Tahun Ini

Ilustrasi. Foto-Tirto.id

apahabar.com, JAKARTA – Iuran BPJS Kesehatan resmi mengalami kenaikan pada Januari 2021.

Keputusan ini sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Melansir CNBC Indonesia, iuran JKN-KIS (Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat) terbaru ini berlaku untuk PBPU (Peserta Bukan Penerima Upah) dan BP (Bukan Pekerja). Dalam iuran ini, besarannya dibagi dalam tiga kelas yang berbeda.

Kenaikan iuran ini karena pemerintah memutuskan untuk mengurangi bantuan iuran untuk setiap peserta BPJS Kesehatan.

Peserta Kelas 3 PBPU dan BP saat ini hanya akan di subsidi Rp 7.000 per orang, dari sebelumnya bantuan iuran pemerintah sebesar Rp 16.500 per orang.

Iuran BPJS Kesehatan Kelas 3 PBPU dan BP adalah sebesar Rp 42.000 tanpa bantuan. Dengan adanya bantuan subsidi dari pemerintah Rp 7.000, maka peserta harus membayar iuran Rp 35.000 per bulan atau naik Rp 9.500 dari sebelumnya, Rp 25.500.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolani menjelaskan pengurangan bantuan besaran iuran yang dilakukan pemerintah, dalam rangka untuk menyesuaikan kebijakan fiskal APBN Tahun Anggaran 2021.

Pengurangan bantuan iuran dari pemerintah juga dalam rangka untuk keberlanjutan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dan sudah diamanatkan melalui Perpres Nomor 64 Tahun 2020.

“Peran pemerintah nyata untuk membantu masyarakat yang kurang mampu khususnya, serta pengelolaan JKN secara komprehensif,” ujar Askolani kepada CNBC Indonesia pekan lalu.

Sementara itu, untuk peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI), pemerintah tetap membayarkan iuran PBI bagi 40% atau 96 juta masyarakat miskin sebesar Rp 42.000.

Dalam pembayaran iuran peserta PBI di tahun 2021, akan ada kontribusi pemerintah daerah (Pemda) Provinsi sebesar Rp 2.000 sampai Rp 2.200 tergantung kapasitas fiskal daerah.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Seksual

Nasional

Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak Tinggi, Presiden Teken PP Kebiri Kimia
sriwijaya air

Nasional

Air Mata Warnai Tabur Bunga Keluarga Korban Sriwijaya SJ-182
Heboh, Dua ABK China di Kotabaru Terindikasi Corona

Nasional

Senator Kalsel Tolak ABK Terindikasi Corona Dirawat di RSUD Ulin
apahabar.com

Nasional

NH Dini Wafat, Goenawan Mohamad: Semoga Ia Beristirahat dalam Damai
apahabar.com

Nasional

475 Napi di Jabar Dapat Remisi Natal, 7 Orang Bebas
apahabar.com

Nasional

Canberra Jadi Kota Pertama di Australia yang Bolehkan Warganya Isap Ganja
apahabar.com

Nasional

Jokowi Sebut Virus Corona Sebagai Bencana
apahabar.com

Nasional

Awan Berbentuk Ombak Bergulung-gulung di Langit Makassar Bikin Heboh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com