Bantahan Pertamina Izin Pangkalan Elpiji di Banjar Butuh Rp50 Juta  BREAKING! Kecelakaan Maut di Cempaka, 1 Pengendara Tewas Resmi, Pemkab HST Keluarkan Larangan Penggunaan Elpiji 3 Kg Bagi Kalangan Tertentu Tiba Lagi di HST, 180 Vial Vaksin Siap Disuntik ke Aparat Mobil Dinas Baru, PSI Kritik Pedas DPRD Banjarmasin!

Jadi Tersangka, Oknum Kades Pemain Proyek di Kotabaru Terancam 20 Tahun Penjara

- Apahabar.com Sabtu, 16 Januari 2021 - 17:00 WIB

Jadi Tersangka, Oknum Kades Pemain Proyek di Kotabaru Terancam 20 Tahun Penjara

Unit Tindak Pidana Korupsi, Satuan Reserse Kriminal Polres Kotabaru resmi menetapkan oknum kepala desa berinisial SN sebagai tersangka. Foto-Istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Kasus dugaan korupsi dana desa di Kecamatan Kelumpang Hulu, Kotabaru, terus bergulir.

Terbaru, Unit Tindak Pidana Korupsi, Satuan Reserse Kriminal Polres Kotabaru resmi menetapkan oknum kepala desa berinisial SN sebagai tersangka.

“Iya, sudah gelar. Kades-nya ditetapkan tersangka pada 13 Januari kemarin,” ujar Kapolres Kotabaru, AKBP Andi Adnan Syafruddin, melalui Kasat Reskrim, AKP Abdul Jalil, didampingi Kanit Tipikor, Ipda Herliyani, Sabtu (16/01).

Bau amis penyelewengan dana desa itu menyeruak ke permukaan setelah polisi menerima laporan warga pada 2020 lalu.

Kemudian pada akhir Juni 2020, tim Tipikor Satreskrim Polres Kotabaru diterjunkan untuk mengecek fakta di lapangan.

Dalam penyelidikan ditemukan kerugian negara sebesar Rp 331 juta akibat ulah oknum kades tersebut. Temuan ini setelah melalui penghitungan dari Inspektorat Kotabaru.

Dugaan korupsi oleh oknum kades dilakukan pada 2019. Parahnya, proyek yang diduga dikorupsi tak hanya satu.

Pertama, proyek peningkatan jalan desa RT.07 (Laladang Musafir). Lalu, proyek pembangunan jalan usaha tani (JUT) RT.11.

Kemudian, perkerasan jalan pasar 1 dan pasar 2 RT.03, serta pembangunan sarana air bersih di RT.10.

Semua proyek dikerjakan asal-asalan atau tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Volume dipasang selisih, kelebihan pembayaran, serta proyek tidak terselesaikan.

AKP Abdul Jalil juga mengungkap beberapa modus yang dilakukan oknum kades tersebut.

“Modusnya mulai penyalahgunaan wewenang, pemalsuan nota pembelian material, hingga mark up harga material,” terangnya.

Akibat ulahnya, oknum Kades dikenakan pasal 2 ayat 1 UU, dan atau pasal 3 UU no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan pidana korupsi.

Ia terancam hukuman pidana penjara minimal 4 tahun, maksimal 20 tahun. Denda sebesar Rp 200 juta atau maksimal Rp 1 miliar juga sudah menanti oknum kades tersebut.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kota Baru

Sidang Perdana Diananta, Puluhan Jurnalis Beri Dukungan
apahabar.com

Kota Baru

Dear Pemuda Kotabaru! Kodim 1004 Resmi Buka Pendaftaran Calon Akmil
apahabar.com

Kota Baru

Waspada Kanker Serviks, Ratusan Warga Kotabaru Diperiksa
covid-19 kotabaru

Kalsel

Kasus Covid-19 di Kotabaru Bertambah, Kini Sudah 40 Orang Meninggal Dunia
apahabar.com

Kota Baru

Ciptakan Pilkada Sejuk, Polres Kotabaru Gelar Deklarasi Damai
apahabar.com

Kota Baru

Maknai HUT TNI ke-75, Kodim 1004 Kotabaru Gelar Berbagai Kegiatan
apahabar.com

Kota Baru

Kasus Positif Covid-19 di Pulau Laut Kotabaru Meningkat, 246 Orang Terpapar

Kota Baru

Sukses Ungkap Sejumlah Kasus, Perwira Polres Kotabaru Diganjar Penghargaan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com