Gejolak Pengadaan Mobil Dinas Baru, Pimpinan DPRD Banjarmasin Angkat Bicara Awal Usul Buka Investasi Miras di 4 Provinsi, Berikut Penjelasan Bahlil Heboh, Hujan Es Terjadi di Long Ikis Paser Izin Investasi Miras Dicabut, Bahlil Yakin Kepercayaan Investor Masih Baik Detik-Detik Kaburnya 4 Napi Kandangan, Jebol Teralis hingga Panjat Genteng

Jalan Nasional di Tala Masih Putus, Kini Jalur Alternatif Sudah Bisa Dilalui

- Apahabar.com Selasa, 19 Januari 2021 - 21:37 WIB

Jalan Nasional di Tala Masih Putus, Kini Jalur Alternatif Sudah Bisa Dilalui

Jalur alternatif Desa Kunyit Kecamatan Bajuin, Tala. Foto-Istimewa

apahabar.com, PELAIHARI – Ruas jalan nasional di Kabupaten Tanah Laut belum bisa dilalui.

Kendati demikian, pengendara bisa bernafas lega.

Pasalnya jalur alternatif di Desa Kunyit-Atilam, Kecamatan Bajuin-Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, sudah bisa dilalui.

Kasat Lantas Polres Tanah Laut, AKP M Taufiq Rahman mengatakan arus lalulintas sudah lancar.

Baik itu dari Tanah Bumbu ke Banjarmasin atau Banjarbaru maupun sebaliknya.

Sebelumnya, jalan alternatif itu dibuat untuk mengatasi arus lalulintas melalui jalan nasional (Jl A Yani) yang putus.

Lantaran jalan nasional di tiga titik, Desa Liang Anggang, Bati-Bati dan Kelurahan Pabahanan, masih tergenang banjir.

Bahkan, jalur alternatif Desa Kunyit-Atilam, Kecamatan Bajuin-Pelaihari, juga sempat terputus, namun kini bisa dilalui.

Dijelaskan Taufiq saat ini jembatan utama di Kelurahan Pabahanan Pelaihari belum rampung diperbaiki. Perbaikan baru 50 peren.

Dengan demikia, maka kata Taufiq, pengendara diarahkan lewat simpang tiga Angsau, simpang Balerejo, simpang Tab,
simpang Kunyit lalu ambil jalur kiri, keluar simpang tiga Atilam Kelurahan Pabahanan, Kecamatan Pelaihari.

Selanjutnya pengendara tinggal lurus, karena saat ini perbatasan Tambang Ulang dan Bati Bati masih tergenang mencapai 150 meter.

Pengguna jalan dari simpang Desa Tambang Ulang, masuk Jalan Martadah tembus Desa Banyu Irang.

Dari Simpang Banyu Irang, belok kanan lurus jalan ringroad ke Cempaka Banjarbaru.

Mengapa diarahkan ke Trikora? Kata Kasatlantas ini lantaran jalan utama dari bundaran Lianggang Banjarbaru, simpang Bentok Bati Bati, Tala, belum aman untuk dilintasi.

“Sebaiknya jangan dulu dilintasi sebab, air masih dalam. Tunggu sampai benar-benar aman,” ujarnya.

Sebaliknya, dari arah Banjarmasin atau Banjarbaru ke Pelaihari dan ke Tanah Bumbu juga melewati jalan yang sama.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jaksa Bidik Dugaan Penyimpangan Anggaran di Diskominfo Banjar
apahabar.com

Kalsel

Laporan Balik Bupati Balangan, Alat Bukti Jadi Hambatan
apahabar.com

Kalsel

Upacara Hari Bhayangkara ke-74 Dipimpin Presiden Joko Widodo, Polda Kalsel Gelar Virtual
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kalsel 11 Oktober: 76 Positif dan 67 Pasien Sembuh
Haul Abah Guru Sekumpul

Kalsel

Kaltim Ibu Kota Negara, Kalsel Bakal Kembangkan Potensi Wisata Religi Makam Abah Guru Sekumpul
apahabar.com

Kalsel

Nekat Gelar Mini Konser Saat Pandemi, Cafe di Banjarmasin Tengah Dikeluhkan Warga
BPOM

Kalsel

Izin Edar BPOM Terbit, Vaksin Covid-19 di Kalsel Siap Didistribusikan
apahabar.com

Kalsel

Hujan Disertai Petir Ancam Malam Pergantian Tahun di Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com