Kasus Covid di Balikpapan Melandai, Hari Ini Hanya Bertambah 5 Orang Banjir di Satui Tanbu, Ratusan Jiwa Mengungsi BREAKING! Hari Pertama Lebaran, Sejumlah Desa di Haruyan HST Terendam Banjir Lebaran, Si Jago Merah Hanguskan Sejumlah Rumah di Lambung Mangkurat Samarinda Lebaran Pertama, Rumah hingga Jalan Provinsi di Satui Tanah Bumbu Terendam

Jam Operasi Dibatasi, Feri Penyeberangan di Sungai Alalak Bakal Tambah Armada

- Apahabar.com Minggu, 24 Januari 2021 - 18:53 WIB

Jam Operasi Dibatasi, Feri Penyeberangan di Sungai Alalak Bakal Tambah Armada

Aktivitas feri penyeberangan di Sungai Alalak Banjarmasin, Minggu (24/1/2021). Foto-apahabar.com/Riyad Dhafi R

apahabar.com, BANJARMASIN – Armada feri penyeberangan truk angkutan barang di Sungai Alalak Banjarmasin bakal ditambah.

Penambahan armada itu buntut dibatasinya jam operasi feri penyeberangan. Jika sebelumnya dari pukul 07.00 pagi hingga 00.00 WITA malam, maka saat ini berlaku mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WITA malam.

Pembatasan sendiri dilakukan setelah adanya protes dari warga di Alalak Berangas. Mereka keberatan jalan dilalui truk bermuatan besar.

“Rencananya ditambah,” kata pemilik feri penyeberangan atau Landing Craft Tank (LCT), Ranissa kepada apahabar.com, Minggu (24/1) siang.

Saat ini hanya 1 feri yang melayani jasa penyeberangan. Ranissa berencana menambah 1 armada lagi, sehingga nantinya dapat melayani penyeberangan secara maksimal.

Disamping itu, sebagai mengantisipasi antrean truk yang hendak menyeberang di kawasan Brigjend Hasan Basry Banjarmasin maupun di kawasan Alalak Berangas Batola. “Harapannya agar antrean tidak memanjang,” timpalnya.

Jika nantinya terealisasi, 1 armada feri itu akan beroperasi di dermaga yang berbeda, mengingat keterbatasan tempat. “Dermaganya berbeda, tapi tak jauh,” sebut Ranissa.

Feri penyeberangan ini berlokasi tak jauh dari Jembatan Alalak I yang masih dalam proses pembangunan ulang.

Feri itu digunakan pengemudi angkutan barang dari Kalsel ke Kalteng dan sebaliknya.

Sebab, sejak Jembatan Alalak I dibangun ulang, jalur alternatif Jalan Gubernur Syarkawi (Lingkar Utara) Sungai Tabuk, masih tergenang air.

Feri

Jalan nasional Gubernur Syarkawi biasa dilintasi pengemudi angkutan barang dari Kalsel ke Kalteng dan sebaliknya kini masih kebanjiran. Foto-apahabar.com/Ahmad Zainal Muttaqin

 

Feri

Jalan nasional Gubernur Syarkawi biasa dilintasi pengemudi angkutan barang dari Kalsel ke Kalteng dan sebaliknya kini masih kebanjiran. Foto-apahabar.com/Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Perpustakaan Keliling Dispersip Kalsel Sasar RPTRA Banua Anyar
apahabar.com

Kalsel

Angin Segar Pasca Banjir di HSU, BPBD: Kerugian Infrastruktur Bisa Diklaim
apahabar.com

Kalsel

Ditjen Perhubungan Darat dan BPTD XV Kalsel Galakkan Gerakan Ketertiban di Jalan
apahabar.com

Kalsel

Reses Bang Dhin, Ungkap Fakta Krisis Air Bersih di Tanbu
pembelajaran tatap muka

Kalsel

PTM di Banjarmasin Ditunda Lagi, Lantas Kapan?

Kalsel

Jabatan Nico Singkat di Polda Kalsel, Rikwanto: Kita Wujudkan yang Belum
apahabar.com

Kalsel

Hujan Turun, Karhutla Masih Bayangi Kalsel
banjir

Kalsel

Ratusan Kucing Bertahan Hidup Saat Banjir Kalsel, Cat Feeder Lakukan Perawatan Intensif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com