Usai Kios Pasar Kuripan Dibongkar, Pemkot Banjarmasin Incar Ruko dan TPS Veteran BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin

Jawa dan Bali Terapkan PSBB, Banjarbaru Mulai Ancang-Ancang

- Apahabar.com Kamis, 7 Januari 2021 - 12:39 WIB

Jawa dan Bali Terapkan PSBB, Banjarbaru Mulai Ancang-Ancang

Pemeriksaan ketat diberlakukan petugas di posko cek poin gabungan di Batas Kota, depan Q Mall Banjarbaru, pada Maret 2020 lalu. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU Pemerintah Pusat memberlakukan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk pulau Jawa dan Bali demi menekan penularan Covid-19.

Lantas, bagaimana dengan Kota Banjarbaru?

Seperti diketahui, Kota Banjarbaru termasuk salah satu dari empat wilayah di Kalsel yang sempat menerapkan PSBB.

Dikonfirmasi apahabar.com, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Rizana Mirza mengaku pihaknya belum membahas soal itu.

“Kita belum ada pembahasan PSBB. Dan PSBB Jawa Bali ini kan baru saja, ini nanti jadi bahan telaahan tim satgas kedepan bagaimana untuk Banjarbaru,” ujar Kepala Dinkes Banjarbaru Rizana Mirza kepada apahabar.com, Kamis (7/1/2021) siang.

Kemudian, gambaran secara umum penularan Covid-19, kata Rizana, Kalsel dan Banjarbaru masih dalam kondisi sedang.

“Kalsel saja kan belum ada lagi, tetapi secara gambaran umum Kalsel dan Banjarbaru kondisinya kondisi sedang tidak seperti di Jawa. Di Jawa kan sangat crowded (ramai, red) sekali, RS juga sudah penuh dan kasusnya tiggi,” jelasnya.

Namun jelas dia, penerapan PSBB Jawa-Bali akan jadi bahan pemikiran untuk Satgas Covid-19 Banjarbaru untuk langkah kedepannya.

Tentu, lanjutnya dengan berkoordinasi dengan Satgas Provinsi Kalsel. Pasalnya PSBB yang terjadi di Jawa-Bali juga di provinsinya.

“Kita juga sama-sama koordinasi dengan provinsi dan kabupaten/kota lainnya, melihat situasinya. Yang jelas provinsi sih belum ada. Biasanya ini kan tingkat provinsi seperti Jakarta, dan Jawa Barat,” terangnya.

Terakhir, Kadinkes Banjarbaru itu berpesan kepada masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan di mana pun berada.

Karena kasus Covid-19 di Kota Idaman sendiri masih dalam zona waspada.

“Kondisi kita masih kondisi waspada, diharap masyarakat tetap melakukan protokol kesahatan. Pakai masker, cuci tangan, jaga jarak. Itu harus tetap dijalankan karena itu upaya kita memutus rantai penularan ini,” pungkas Rizana.

Seperti diketahui, PSBB kembali diberlakukan pemerintah untuk Jawa dan Bali mulai 11 Januari 2021 nanti.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kopi Liberka Bisa Tumbuh di Sawah
apahabar.com

Kalsel

Punya Aturan Pembatasan, Penjual Minol Justru Menjamur di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Lima Ludes di Pelambuan, Kerugian Capai 500 Juta
apahabar.com

Kalsel

Renovasi Stadion 17 Mei Masuk Teknis Pelaksanaan
apahabar.com

Kalsel

Malam Tahun Baru 2020, Tidak Ada Car Free Night di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Tahun Ini, DPRD Banjarmasin Tegaskan Fungsi Kontrol
apahabar.com

Kalsel

Ini Pelayanan Posko Mudik Hingga Arus Balik di Balangan
apahabar.com

Kalsel

Kelelahan, Pejuang Demokrasi di Kandangan Meninggal Dunia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com